Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Warga Tidore Protes Keras Akibat Polusi PLTU

0 27

Ternate, TN – Akibat ulah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tidore dengan aktivitas pembongkaran dan pengolahan batu bara, membuat warga kawasan Rum Balibunga, Kecamatan Kota Tidore Utara, Maluku Utara merasa terganggu.

Pasalnya, rumah-rumah warga pada kawasan tersebut, terutama di RT 04, RT 05, dan RW 02, Kelurahan Rum Balibunga, nyaris dipenuhi abu residu hasil pengolahan batu bara PLTU Tidore.

Salah seorang warga Kelurahan Rum Balibunga, Nasaruddin, mengaku warga sempat menggelar pertemuan dengan pihak PLTU Tidore di akhir tahun 2017.

Namun dari pertemuan itu, tak ada hasil. Memasuki pertengahan 2018, kembali digelar pertemuan kedua. Lagi-lagi, warga harus gigit jari. Sebab tak ada solusi yang diberikan.

“Sementara, aktivitas pembongkaran dan pengolahan batu bara di PLTU Tidore masih terus berjalan. Apalagi, jalur pengangkutan batu bara dari kapal menuju area penyimpanan, memotong badan jalan sebagai jalur penghubung lalu lintas bagi para pengendara,” katanya kepada wartawan, di Ternate, Rabu (16/1) pagi.

Kendati pembangunan dilakukan di malam hari, namun tebaran debu residu batu bara seakan tak mengenal batas waktu. “Dengan kondisi ini, warga akhirnya bersepakat menggelar pertemuan ketiga pada Rabu 26 Desember 2018, bertempat di Kantor Kelurahan Rum Balibunga,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, ada beberapa poin dan desakan yang dilayangkan warga. Seperti relokasi rumah, biaya kompensasi kesehatan, hingga solusi terhadap dampak dari debu residu batu bara tersebut. Terakhir, warga meminta kehadiran pihak management untuk menyampaikan solusi terkait persoalan ini.

Namun, hal itu ditanggapi datar oleh perwakilan dari pihak managemen PLTU Tidore. Menurut Aji, PLTU Tidore dibangun dengan kondisi anggaran yang sangat minim.

Namun terkait sebaran debu, pihaknya masih mengupayakan mendatangkan saringan, untuk mengurangi dampak penyebaran residu debu hasil pengolahan batu bara itu.

Sementara, soal tuntutan masyarakat, Ilham yang mewakili PLN Tidore mengatakan, keluhan warga sudah disampaikan ke pihak management. Sebab PLTU Tidore, kata Ilham, hanya unit pelaksana operasional. “Semua keputusan ada di tangan management,” tandas Ilham.

Ilham berdalih, bahwa tuntuan warga soal relokasi sudah dilakukan. Salah satunya adalah relokasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rum Balibunga ke lingkungan Tojo.(*)

Anda mungkin juga berminat