Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Wali Kota Sorong : Kota Sorong Belum Layak Didaftarkan Sebagai Penilaian Adipura

0 156

Sorong, TN- Kota Sorong di provinsi Papua Barat masuk dalam kategori Kota Sedang terkotor menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada saat penilaian program Adipura periode 2017-2018 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Penilaian Adipura oleh Kementrian LHK ini, membuat Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau, mempertanyakan hal tersebut. Lambert Jitmau mengaku tidak pernah menandatangani dokumen untuk diikutsertakan dalam penilaian program Adipura itu.

“Saya sendiri belum mengusulkan dan saya juga belum tanda tangan kok, saya belum usulkan sebagai kota yang ikut sertakan dalam penilaian Adipura,” ujar Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau, kepada wartawan, Sabtu (19/1).

Menurutnya, daerah yang diikutsertakan dalam penilaian Adipura, itu ada persyaratan dan mekanisme. Kota Sorong oleh Lambert Jitmau, belum layak diusulkan untuk mendapat penilaian tersebut.

“Daerah yang diikutsertakan dalam Adipura itu, ada persyaratan, ada mekanisme, kota Sorong menurut saya belum layak saya usulkan untuk mendapat penilaian Adipura, belum bisa. Alasannya karna infarastruktur dasar blom tersedia Ruang Terbuka Hijau atau RTH blom ada, bagaimana bisa saya harus usulkan. Saya saja blom usulkan,” jelas Lambert Jitmau dengang tegas.

Pernyataan Wali Kota Sorong ini menimbulkan pertanyaan, lalu siapakah yang mendaftarkan kota Sorong masuk dalam penilaian program Adipura di Kementrian LKH itu.

Lambert Jitmau, menyadari bahwa kota Sorong belum layak masuk dalam kategori penilaian kota terbersih oleh KLHK.

Dikatakan kota Sorong masih berada dalam tahap pembangunan infastruktur, masih membutuhkan waktu lama untuk menata kota agar berada dalam penilaian tersebut.

“Saya sedang membangun dan saya sampaikan bahwa kota Sorong belum layak diusulkan untuk dinilai sebagai kota Adipura, karna banyak hal yang harus saya siapkan sebaik mungkin,” imbuhnya.(*)

Anda mungkin juga berminat