Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Bupati AFU Bersama Kemenhub Bahas Bandara Marinda Dan Misol

0 139

Jakarta TN – Pemerintah pusat melalui Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia tahun ini, mengucurkan dana dekonsentraai pengembangan fasilitas bandara Marinda Waisai Raja Ampat melalui Anggaran Pendapat Belanja Negara (APBN) 2018.
Demikian disampaikan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, setelah audensi  bersama Dirjen Perhubungan Udara, Dr. Ir. Agus Santoso, M.Sc, di ruang kerjanya, Rabu (14/5).
Audensi Bupati Raja Ampat dan Dirjen Hubda Kemenhub RI membahas masalah teknis program kerja dan terkait dokumen ijin prinsip pembangunan  bandara Marinda dan bandara Misol.

“Bandara Marinda di Waisai Raja Ampat, tahun ini 2018, pemerintah pusat melalui Dirjen Perhubungan Udara dipastikan akan mengkucurkan anggaran melalui APBN 2018 untuk pengembangan fasilitas bandara Marinda,” ujar AFU.
Fasilitas bandara Marinda yang akan dilengkapi berupa peralatan navigasi bandara, guna menunjang pelayanan terhadap masyarakata, terutama menunjang pariwisata di Raja Ampat.
Menurut Bupat AFU, selain Kemenhub Pemerintah Provinsi Papua Barat juga  mengkucurkan anggaran sebwsar Rp.25 miliar melalui APBD 2018 untuk pembangunan alat pendukung bandara Marinda di Waisai, Raja Ampat. 
“Selain anggaran dekonsentrasi dari Dirjen Perhubungan Udara, Pemprov Papua Barat juga sebelumnya sudah kucurkan sebesar Rp25 miliar, dari program mereka untuk pengembangan bandara Marinda,” ungkapnya.

Audensi Pemda Raja Ampat dipimpin oleh Bupati AFU, turut hadir diantaranya Sekda, Kadis Pariwisata dan Kadis KKP Raja Ampat. Sementara dari Kemenhub  dipimpin langsung oleh Dirjen Hubda Kemenhub dan dihadiri beberapa direkturnya. Audensi berlangsung kurang dari 1 jam di kantor Dirjen Hubda Kemenhub RI. (Im)