Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Terbakar di Tengah Laut, Seluruh ABK Kapal Ikan Ini Berhasil Diselamatkan

0 9

Ternate, TN – Seluruh Anak Buah Kapal (ABK) Ikan Purse Seine POF XVIII ukuran 98 Gross Tonage, yang terbakar di perairan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada Minggu (27/1), berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dari Ternate.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, tim yang turun mengevakuasi, diantaranya Basarnas Ternate, Satjar Korem 152/Baabullah, Lanal Ternate, Ditpolairud Polda Malut, KPLP Ternate, SROP Ternate, Orari Ternate dan Halmahera Barat, RAPI Ternate dan Halmahera Barat.

Dalam upaya penyelamatan, kata dia, tinggi gelombang mencapai 1, 5 – 3 meter dan disertai hujan lebat. “Tapi seluruh korban berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan dari Ternate,” ujar Arafah kepada wartawan, di Ternate, Selasa (29/1).

Ia menjelaskan, Rescue Kansar Ternate yang dikerahkan ke lokasi kejadian berjumlah 15 orang. Mereka menumpangi KN SAR 237 Pandudewantana. Di lokasi, seluruh crew berhasil dievakuasi. Korban kemudian dibawa ke Pelabuhan Perikanan Loloda, di Desa Ruba-ruba, Halmahera Barat.
“Korban dievakuasi ke Pelabuhan Perikanan Loloda menggunakan kapal kecil. Kapal milik Basarnas tidak dapat merapat ke lokasi karena gelombang. Sementara, kondisi kapal ikan tersebut habis terbakar dan tenggelam ke dasar laut,” jelasnya.

Untuk diketahui, info awal menyebut jumlah ABK Kapal Ikan Purse Seine POF XVIII sebanyak 25 orang. Namun ternyata berjumlah 23 orang. Mereka diantaranya, Robert Runtu (Nahkoda), Romy Salilo (Mualim), Jon Lenon Thomas (KKM), Musirin (Masinis).

Kemudian, Romy Almacin (ABK), Roy Medea (ABK), Jouger Julius JM (ABK), Sofyan Abdulrachman (ABK), Yeheskiel Rusdi Tess (ABK), Muhamad Alim Aribalu (ABK), Sesmin Aling (ABK), Tasri Wiranto Lahinda (ABK), Iwan Kantu (ABK), Alex Franklin Padang (ABK), Altin Tanod (ABK), Alex Angkumona (ABK), Rifandi Idris Tadete (ABK), Markus Marinding (ABK), Edward Lapaehe (ABK), Julianto Bawuno (ABK), Frangky Lape (ABK), Oldi A. Kotambunan (KKM) dan Abdal Aziz .(*)