Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Soft Launching Millennial Road Safety Festival 2019

0 72

Manokwari,TN- Untuk meningkatkan tingkat kesadaran berlalulintas khususnya generasi muda di Papua Barat maka Polda Papua Barat gelar Soft Launching Millennial Road Safety Festival 2019 dengan titik star dari lapangan apel Mapolda setempat, Rabu (16/1).

Soft launching Millennial Road Safety Festival 2019 diikuti sebanyak dua kenderaan roda dua dan 20 kenderaan roda empat, mulai star dari Mapolda Papua Barat menuju Kota Manokwari dan kembali ke mapolda.

“Dengan ini saya nyatakan Polda Papua Barat siap melaksanakan dan mensukseskan apa yang menjadi atensi pimpinan yang secara serentak diaksanakan tanggal 2 Februari hingga 31 maret 2019 mendatang,” kata Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja sambil mengangkat bendera tandanya Soft launching Millennial Road Safety Festival 2019 dimulai.

Lanjut Kapolda menjelaskan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mempercayakan Papua Barat dan NTT sebagai Polda pertama yang melaksanakan Soft launching Millennial Road Safety Festival 2019
Rodja mengaku, kegiatan ini mendapat respon dan dukungan penuh dari Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan sehingga dirinya sangat yakin bahwa pada pelaksanaan tanggal 2 Februari 2019 nanti akan dihadiri 10 ribu kaum milenial.

“Beliau sangat mendukung dan mengatakan akan membuka kegiatan pada 2 Februari mendatang. Saya harap Walikota dan Bupati juga mendukung kegiatan yang nantinya dilaksanakan ditingkat Polres,” tuturnya.

Dia berharap, kegiatan yang nantinya dilaksanakan itu bisa berdampak pada bekurangnya korban dari kecelakaan lalulintas yang notabene generasi muda.

“Ini adalah ide suaya kaum muda paham dengan keselamatan lalulintas,” tandasnya.

Sedangkan Direktur Lalulintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Indra D. Irianto, S.IK.,M.Sc mengatakan, tujuan dari pelaksanaan festival itu sendiri untuk memberikan edukasi dan hiburan kepada kaum milineal terutama dalam berkendara, sebab kecelakaan lalulintas cukup tinggi dan hampir 70 persen korbannya adalah kaum milineal.

Panitia juga telah memikirkan tranpsortasi yang digunakan untuk mengangkut massa.”Saat ini yang sudah terinfentarisir sebanyak 75 bus dan truk. Nanti kita akan sewa lagi,” ujarnya