Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Soal Kisruh KPU Maluku, Evi: Kami Akan Segera Sampaikan Keputusan

0 14

Ambon, TN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan akan segera menyampaikan keputusan, terkait dengan kisruh seleksi calon anggota KPU Maluku yang diduga terjadi pelanggaran.

“Kami sudah membahas, dan akan segera disampaikan keputusannya. Yang pertama akan disampaikan tentulah kepada tim seleksi melalui KPU provinsi,” kata Komisioner KPU pusat, Evi Novida Ginting Manik, kepada wartawan, di Ambon, Sabtu (12/1).

Namun demikian, Evi tidak memastikan waktunya. Untuk itu, ia meminta masyarakat Maluku dan pihak berkepentingan untuk sabar menunggu keputusan KPU RI.

“Mohon semua bersabar dan memakluminya,” ujar mantan anggota KPU Sumatera Utara itu.

Sebelumnya, Direktur Baileo Hukum dan HAM Maluku, M Syahwan Arey mengatakan, langkah KPU mengambil alih proses seleksi calon komisioner KPU Maluku sudah tepat.

Hal tersebut untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan, dan meminimalisir intervensi kelompok kepentingan.

Dalil KPU RI bahwa tim seleksi diduga melanggar aturan dengan menggunakan sistem rangking dalam tes tertulis untuk penentuan kelulusan calon, lanjut Arey, juga sudah tepat. Sebab, seharusnya dengan sistem passing grade (nilai ambang batas).

“Terkait dengan semua langkah yang dilakukan oleh KPU RI, adalah langkah yang sesuai PKPU dan wewenangan yang diberikan oleh UU kepada KPU,” ungkap Arey.

Menurut dia, keputusan tim seleksi KPU Maluku dalam melanjutkan tahapan seleksi setelah tes tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) sudah melebihi kewenangan mereka.

Seharsunya, tahapan selanjutnya setelah KPU RI mengeluarkan surat klarifikasi dihentikan.

“Tindakan yang dilakukan tim seleksi merupakan penyalahgunaan wewenang baik berdasarkan PKPU maupun petunjuk teknis.

Sehingga, penghentian sementara seleksi, menurut saya, merupakan tindakan penyelamatan dari KPU RI,” katanya.

Namun, sikap KPU yang belum menggelar rapat pleno dan mengeluarkan keputusan juga harus disoroti.

Pasalnya, klarifikasi yang dilakukan terhadap tim seleksi, Kepolisian Daerah Maluku dan Sekretaris KPU Maluku sudah berlangsung sejak 5 Desember 2018.

“Kami mendukung semua langkah yang diambil oleh KPU RI, dan meminta KPU transparan menyampaikan hasilnya ke publik soal seleksi KPU provinsi Maluku,” pintanya.