Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

SMA Negeri 11 Ambon Terancam Disegel

0 66

Ambon, TN – Belum dibayarnya tanah yang berada di Galunggung, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, membuat sejumlah ahli waris mendatangi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Kota Ambon, Jumat (18/1), sekitar pukul 14.00 WIT.

Kedatangan mereka untuk memasang spanduk pemberitahuan. Spanduk yang ditempel di dinding depan sekolah itu tertulis “Lokasi tanah ini milik dati dusun Paparu (Lisaholet). Sesuai dengan register dati pada tahun 1814 dan gambar situasi (GS) NO 16/AGR/KMA/1981 tertanda kepala dati Dien Lisaholet.” Akibatnya, ribuan siswa SMA Negeri 11 Kota Ambon, terancam putus sekolah.

Kepala Dati Dien Lisaholet mengaku, pihaknya telah menyurati pihak Pemerintah Provinsi Maluku melalui bagian Keuangan dan Aset Daerah.

“Surat lampiran sudah kami kirim. Tapi sampai saat ini tidak ditanggapi dan dihiraukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku,” kata Dien kepada wartawan, di Ambon, Senin (21/1).

Dia menegaskan, jika dalam waktu dekat, pemberitahuan itu tidak lagi ditanggapi, maka pihaknya akan tidak segan-segan menyegel sekolah tersebut.

“Kalau pemberitahuan kami ini tidak dihiraukan, maka kami akan menyegel sekolah ini,” tegasnya.

Kepala SMA Negeri 11 Ambon, Hilal Wattiheluw mengaku, persoalan lahan ini tidak diketahui. Ini wilayahnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku.

“Ini bukan urusan kami, tapi Disdikbud Provinsi Maluku. Kita hanya pelaksana saja. Ada baiknya ditanyakan ke dinas terkait,” tandasnya.(*)

Anda mungkin juga berminat