Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Polres Raja Ampat Periksa Dugaan Pelanggaran Perizinan PT. GAK Nikel

0 180

Waisai, TN- Polres Raja Ampat melakukan penyelidikan terhadap sejumlah dugaan pelanggaran dokumen perizinan di perusahaan tambang nikel (PT.GAK Nikel) di kampung Gak, distrik Waigeo Barat Kepulauan, Raja Ampat Papua Barat.

Penyelidikan itu dilakukan oleh tim khusus (timsus) yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops, Kompol Akhmad Rumalean, SH.

Tiba di pulau Gak, tim langsung menuju kantor PT.GAK Nikel dan berkordinasi dengan pihak perusahaan dalam hal ini, Manager Oprasional, Totok Suryono, Kepala Theknik Tambang, Iwan Dharma Setyawan, Quality Control, Lukman, dan Bagian Ketenagakerjaan, Jajang, guna kelancaran penyelidikan, Kamis (31/1) lalu.

Kapolres Raja Ampat, AKBP. Edy Setyanto Erning, saat dikonfirmasi mengatakan, tim berjumlah 12 personel telah diturunkan ke lokasi tambang PT. GAG Nikel, guna melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap dokumen perijinan Perusahan lainnya.

“Yang kami periksa, mulai dari Izin Usaha Pertambangan Operasional (IUP-OP), Pengecekan Perizinan Jeti, pengecekan setoran pajak ke pemerintah, BBM yang digunakan dan izin timbun, Izin angkut,” ujar Kapolres, Edy Setyanto Erning, Sabtu (9/2).

“Juga termasuk izin tenaga kerja asing, pengecekan tentang Amdal dan izin lingkungan, Ijin pendaratan alat berat, pengecekan terhadap izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH), Izin lingkungan dan pengendalian air, perizinan pengelolaan limbah B3 sebagai penghasil dan pengumpul, pengecekan tenaga kerja lokal dan BPJS Ketenagakerjaan,” lanjut orang nomor satu di Polres Raja Ampat itu.

Menurut Kapolres, penyelidikan tersebut dari adanya laporan masyarakat yang langsung ditindak lanjuti terkait dugaan sementara beberapa hal yang dianggap melanggar undang-undang.

Dari hasil Pengecekan Perijinan PT. Gag Nikel akan diadakan pengembangan oleh Sat Reskrim Polres Raja Ampat dan apabila memenuhi unsur pidana maka akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Kami tentunya akan melibatkan pihak terkait diantaranya Pemeirntah Daerah (PTSP), pihak Syahbandar dan instansi terkait lainnya,” imbuh AKBP Edy.

Menurut Edy, untuk saat ini hasil pemeriksaan belum dapat di sampaikan ke publik, karena tim masih melakukan pemeriksaan dan akan melakukan penyelidikan lanjutan.

“Tentunya akan kami ekspos hasil penyelidikan ini, Karena sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan, rencananya tim akan turun kembali ke PT.Gag Nikel dan melakukan pendalaman terhadap beberapa temuan yang sudah kami dapatkan sebelumnya, dan ada juga dokumen yang belum diberikan kepada kami, karena menurut pihak perusahaan, dokumen lainnya berada di kantor pusat Jakarta,” ungkap AKBP Edy Setyanto Erning.(*)

Anda mungkin juga berminat