Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Legislator Minta Eksecutive Harus Percepat Lelang Proyek

0 64

Jayapura, TN – Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua, Stefanus Kaisepo, mengatakan sisa waktu tiga bulan diakhir tahun Anggaran 2018 dapat mengejar beberapa pekerjaan infrastruktur yang saat ini belum sempat dilakukan lelang kegiatan.

Pernyataan Stefanus, sekaligus meluruskan statemen Thomas Sondegau yang juga Anggota Komisi IV DPR Papua, terkait tidak perlu dilakukan lelang kegiatan proyek anggaran besar, khususnya di tiga SKPD Pemprov Papua, lantaran menurutnya waktu yang semakin mepet.

“Selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua, saya keberatan dengan pernyataan itu. Saya anggap itu pernyataan pribadi anggota dewan secara sepihak,“ ujar Stefanus Kaisiepo, Senin (10/9).

Komisi IV sendiri, telah melakukan rapat dengan mitra, termasuk Dinas PUPR, Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan saat sidang kedua DPR Papua.

Dari hasil rapat itu, 13 anggota Komisi IV DPR Papua sepakat dan telah ditegaskan bahwa pembangunan APBD tahun 2018 yang sudah dibahas dan ditetapkan akan terus dilanjutkan sebab pembangunan dilakukan untuk masyarakat.

“Pernyataan itu bertolak belakang dengan hasil rapat bersama mitra kemarin,” kata Stef.

Stef Kaisepo optimis dengan adanya waktu tiga bulan ini, masih bisa dilakukan, asal proses di LPSE cepat.

“Ini kita dengar ada paket dilelang ulang, ada apa ini? Tidak boleh ada yang ditarik atas paket yang sudah diproses lelang di LPSE, tidak boleh ada yang ditarik, karena waktu masih memungkinkan,“ ujarnya.

Kecuali, kata politisi Partai Hanura ini, ada hal-hal yang secara darurat yang tidak bisa dilelang lagi. Namun, bagi Komisi IV DPR Papua, itu dianggap sebagai kesalahan eksekutif.

“Sebagai anggota DPR, kami kecewa juga. Karena APBD tahun 2018 sudah ditetapkan dari Desember 2017, harusnya proses ini bisa berjalan cepat,“ tegasnya.

Pihaknya berharap eksekutif konsisten menjalankan APBD karena rakyat sudah mengetahui berbagai program infrastruktur yang telah ditetapkan, namun jika tidak dilakukan tentu akan mengecewakan rakyat.(*)