Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Polisi Mulai Selidiki Kebakaran Kantor Telkom Ambon

0 33

Ambon, TN – Penyidik Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mulai melakukan proses penyelidikan terhadap kasus kebakaran yang menimpa Kantor PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon, yang berada di Jalan Pattimura, Kota Ambon. Sejauh ini, polisi telah memeriksa tujuh orang saksi terkait musibah kebakaran tersebut.

“Terkait dengan peristiwa kebakaran Kantor Telkom di Jalan Pattimura, Penyidik Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah memeriksa tujuh orang saksi,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada Teropongnews.com saat dihubungi, Minggu (10/2).

Menurut dia, ketujuh orang saksi yang diperiksa itu terdiri dari empat orang karyawan kantor Telkom Ambon, dan tiga orang warga sekitar kantor tersebut.

”Dari pihak Telkom yang kami periksa itu empat orang yang terdiri dari karyawan dan satpam, sisanya itu warga yang tinggal di sekitar kantor Telkom,” kata dia.

Dia mengaku, penyebab kebakaran itu menjadi kewenangan tim Labfor Mabes Polri untuk mengungkapkannya. Pihaknya, lanjut Kaisupy, hanya membantu untuk memeriksa saksi-saksi terkait kebakaran tersebut.

“Intinya kami berkoordinasi dengan tim Labfor, dan kami terus menunggu hasil kerja mereka. Kami juga tetap melakukan penyelidikan tapi untuk olah TKP itu menjadi kewenangan tim Labfor,” ungkapnya.

Sebelumnya, PT Telkom Indonesia Tbk memastikan, seluruh layanan baik telepon rumah, data, dan seluler milik Telkomsel dapat kembali dinikmati oleh seluruh pelanggan di Kota Ambon, pasca kebakaran yang terjadi di area STO Pattimura Ambon, Selasa (5/2).

Perangkat-perangkat seperti catuan listrik, genset dan perangkat operasional milik TelkomGroup lainnya, juga sudah kembali hidup dan beroperasi.

“TelkomGroup melalui tim Crisis Center terus memantau guna menjaga kualitas layanan terjaga dengan baik,” kata Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo lewat rilisnya yang diterima Teropongnews.com, di Ambon, Sabtu (9/2).

Menurut dia, hal ini dilakukan agar menjaga kepercayaan para pelanggan dan masyarakat, terhadap seluruh layanan TelkomGroup di Ambon dan sekitarnya.(*)

Anda mungkin juga berminat