Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Polisi Amankan Belasan Pot Yang Ditanami Ganja di Kabauw

0 32

Ambon, TN – Belasan barang bukti belupa pot didalam hutan yang ditanami ganja telah diamankan polisi. Pot yang ditanami ganja ini ditemukan oleh seorang warga Negeri (desa) Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Lelaki 40 tahun ini tidak sengaja menemukannya saat dirinya sedang mencari sarang lebah untuk mengambil madu di hutan yang berada di belakang kampungnya itu.

“Saat itu saksi heran kenapa ada pot yang ditumbuhi tanaman itu. Karena penasaran, saksi mengambil satu dan membanya di rumah Kopda Bambang Sella, Kepala Pemuda Desa Kabauw. Saat itu baru saksi tahu kalau tanaman itu adalah ganja,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada wartawan, di Ambon, Selasa (12/2).

Belasan pot bunga yang sudah ditumbuhi pohon ganja setinggi kurang lebih 1 meter ini ditemukan di balik semak belukar, hutan Negeri Kabauw pada Minggu (10/2) sekitar pukul 12.00 WIT.

Menerima tanaman jenis narkotika golongan I itu, kepala pemuda lantas mengumpulkan tim keamanan warga Negeri Kabauw. Mereka kemudian melaporkan kepada Komandan Pos Kabauw Satgas TNI Yonif 711/Raksatama Serda Beny dan Pemerintah Negeri.

Setelah dilaporkan, sejumlah anggota satgas dan masyarakat sekitar melakukan penyisiran di lokasi penemuan tanaman yang mengandung zat adiktif tersebut.

“Dalam penyisiran itu menemukan sebanyak 11 pot yang telah tumbuh tanaman ganja. Belasan tanaman ganja itu ditemukan di lokasi berbeda yang tak jauh dari penemuan pertama,” terangnya.

Barang bukti tanaman ganja yang ditemukan, tambah Kaisupy berada di wadah kemasan gen 20 Liter, setinggi 110 Cm, ember warna hijau singgi 115 Cm, gen 5 Liter seinggi 68 Cm, Pot Bunga Warna Hitam setinggi 57 Cm, gen 20 Liter seinggi 48 Cm dan di kemasan galon air mineral setinggi 18 Cm.

“Ada juga di wadah kemasan ember hitam seinggi 34 Cm, galon seinggi 57 Cm, ember putih senggi 62 Cm, pot bunga warna Orange setinggi 39 Cm dan pot bunga warna abu – abu seinggi 43 Cm,” ujarnya.

Belasan barang bukti itu, tambah Kaisupy kemudian diserahkan kepada aparat Polsek Pulau Haruku, untuk mengambil langkah selanjutnya. “Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap siapa pemiliknya,” tandasnya.(*)