Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

“Petaka” Bagi Pariwisata Maluku Jika Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi

0 31

Ambon, TN – Harga tiket pesawat yang masih tetap tinggi dan tak kunjung turun hingga Januari 2019 ini, bisa menjadi “petaka” bagi sektor pariwisata di Provinsi Maluku.

Kepala Dinas Pariwisata Maluku Habiba Saimima saat pertemuan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku bersama dengan dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maluku, di Ambon, Kamis (17/1) mengatakan, berdasarkan hasil rapat pihaknya dengan PHRI tersebut, terungkap banyak terjadi pembatalan bokingan hotel di tahun 2019.

Dia kemudian membeberkan, dari data perhotelan yang diterima pihaknya dari PHRI, rata-rata tercatat sebesar 80 persen terjadi pembatalan booking dari Januari sampai dengan Mei 2019 mendatang.

Pembatalan booking tersebut terjadi karena harga tiket pesawat dari dan keluar Daerah Maluku, masih tetap tinggi.

Menurut Saimima, secara keseluruhan jumlah tamu perhotelan pada Desember 2018 jika dibanding Desember 2017 mengalami penurunan sekitar 25-55 persen. Sementara untuk tamu hotel berbintang juga turun sebesar 30-55 persen.

“Bagi kami (dispar) ini merupakan sebuah “petaka”, jika kenaikan harga pesawat yang tidak kunjung turun,” tutur Saimima.

Selain perhotelan, lanjut dia, jumlah penumpang pesawat pada Desember 2018 mengalami penurunan sebesar 18,58 persen, jika dibanding tahun sebelumnya.

“Padahal, Bulan Desember untuk Bandara Pattimura Ambon biasanya adalah bulan puncak jumlah penumpang,” ungkapnya.

Saimima mengaku, untuk sektor pariwisata di Provinsi Maluku di akhir tahun 2018 lalu, mengalami penurunan drastis. “Ini terjadi karena faktor harga tiket pesawat yang naik tinggi. Dan sampai Januari tahun ini pun belum lagi turun,” tandasnya.(*)