Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Syok! Boneka Beruang Raksasa Tewaskan Bayi 18 Bulan

0 60

Dexy Leigh Walsh, seorang ibu muda asal kota Dundee, Skotlandia berduka setelah bayinya yang baru berusia 18 bulan meninggal dunia akibat tertimpa boneka beruang.

Dexy Leigh Walsh tak mengira boneka beruang yang diletakkannya di sisi ranjang bayi agar mencegah putrinya, Connie Rose, dari terjatuh justru menjadi penyebab anaknya meninggal.

Dexy terkejut saat pertama menemukan putrinya itu sudah tidak bernyawa di bawah boneka beruang itu. Dia pun kini ingin mengingatkan kepada orangtua lainnya agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

Dexy mengingat kembali kejadian pada 6 Maret tersebut yang telah mengubah hidupnya.

Melalui media sosial Facebook, Dexy membuat sebuah halaman dengan namanya putrinya. Di sana dia menuliskan tentang bahaya mainan anak di tempat tidur, dilansir dari TribunManado.

“Saya ingin setiap orangtua melihat dan menyadari hal ini sebelum terlambat,” tulis Dexy.

“Lebih baik membiarkan mereka (anak-anak) jatuh. Jangan mencoba menjejali celah-celah kecil di tempat tidur mereka dengan benda-benda. Biarkan saya kosong,” tambahnya.

Dalam tulisannya, Dexy mengaku sangat menyesali tindakannya yang meletakkan semua boneka mainan putrinya di samping bayinya yang sedang terlelap.

“Penyesalan terbesar dalam hidup saya,” tulisnya dikutip New York Post.

“Mereka tidak membutuhkan apa pun di tempat tidur mereka selain sebuah selimut. Bahkan bantal pun tidak diperlukan,”

“Saya berharap kisah tragis putri kecil saya dapat menyelamatkan nyawa anak-anak lainnya,” lanjut Dexy dalam tulisannya.

Dexy menuliskan, dia menempatkan sejumlah boneka beruang yang ditumpuk di satu sisi ranjang bayi.

Bermaksud mencegah putrinya terjatuh, boneka-boneka tersebut justru menimpa tubuh kecil putrinya dan membuatnya sesak napas.

“Sekarang saya hanya bisa berandai-andai, jika saja saya membiarkan celah kecil itu, mungkin putri kecil saya hanya akan mengalami benjolan kecil.

Tapi itu semua hanya tinggal seandainya,” kata Dexy.