Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Satker PKP Papua Barat Teken MoU dengan Bank Sampah UKM Pramuka Unipa

0 69

Manokwari, TN –Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Papua Barat dan Bank Sampah UKM Pramuka Unipa tanda tangani nota kesepahaman atau Memorandum of understanding (MoU) dalam upaya penanganan Kawasan Kumuh di Kabupaten Manokwari, Rabu (30/05), bertempat di SwissBell Hotel Manokwari.

Penandatangan MoU disaksikan langsung Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Umum dan Otonomi Khusus, Roberth R. Rumbekwan.

Selain Bank Sampah UKM Pramuka Unipa, TPS 3 R dan Komunitas Anak Air Manokwari (KAAM) juga turut ambil bagian dalam kerjasama tersebut.

Dalam sambutan Gubernur Papua Barat yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Umum dan Otonomi Khusus, Roberth R. Rumbekwan mengataman bahwa kawasaan permukiman kumuh yang menjadi prioritas program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Yakni Kota Sorong dan Kota Manokwari seluas 151,78 Hektar, terdiri dari 51,7 Hektar berada di Kota Sorong dan 100.08 Hektar berada di Kabupaten Manokwari.

“Untuk itu,saya (Gubernur) meminta kolaborasi dan komitmen nyata semua pihak dan semua pelaku antara pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga pengentasan 0 (nol) hektar kawasan kumuh di tahun 2019 dapat mendukung Gerakan program 100 persen: air bersih, 0 persen: kumuh dan 100 persen: sanitasi,”ujar Gubernur.

Sementara itu, Pembina UKM Pramuka Unipa Yohanes Ada’Lebang menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan sehingga dapat sinergi dalam membantu pemerintah dalam mengentaskan persoalan kumuh di Manokwari.

“Harapannya, Kerjasama yang akan dilaksanakan selama 2 (dua) tahun ini lebih efektif. Selain itu juga diperlukan perencanaan strategis dan monev dengan melihat kondisi prioritas kumuh Manokwari tahun 2018 pada Kelurahan Wosi, Manokwari Timur dan Manokwari Barat sesuai Target program Kotaku” jelas Lebang.