Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

PT BPM Ditegur Dishub Raja Ampat

0 235

Waisai, TN – Dinas Perhubungan Kabupaten Raja Ampat memberikan teguran kepada PT. Belibis Putra Mandiri (PT. BPM) akibat tindakan salah satu kapal cepatnya yang masuk dan bersandar di pelabuhan Piaynemo.

Teguran itu tertuang dalam surat bernomor 550/550/DISHUB-RA/IX/2018 yang dilayangkan kepada manajemen PT. Belibis Putra Mandiri per tanggal 30 September 2018.

Padahal diketahui secara umum, Pemerintah Daerah (Pemda) Raja Ampat melarang kapal berukuran besar masuk dalam area destinasi wisata.

Lampiran bukti foto kapal milik PT BPM yang sandar di dermaga pulau Piaynemo. Foto/asrul.

Hal ini berkaca pada insiden pengrusakan karang oleh kapal MV. Caledonian Sky beberapa waktu lalu.

Dalam surat teguran tersebut juga, dilampirkan 2 lembar bukti dokumentasi foto saat kapal cepat PT. BPM bersandar di Piaynemo dan menurunkan penumpangnya.

Informasi yang dihimpun awak media, hal ini bukan kali pertama dilakukan oleh kapal cepat milik PT. BPM, pihak Dishub Raja Ampat membenarkan mengenai teguran lisan yang telah sering diberikan, terlebih beberapa kali juga, kapal cepat tersebut dari Sorong langsung menuju destinasi wisata tanpa menuju pelabuhan Waisai.

“Dimana sebenarnya pun ijin kapal cepat PT. BPM yang beroperasi di Waisai, hanya menjelaskan bahwa rute yang disepakati hanya Waisai – Sorong PP,” tegasnya. Salah seorang staf Dishub Raja ampat yang enggan namanya disebut, Senin (1/10).

Terkait aksi nekat yang dilakukan oleh salah satu kapal milik PT BTM, sehingga Izin PT BPM diancam akan dicabut jika tidak memperhatikan teguran tertulis yang diberikan. (*)