Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapenrem: Pelaku Teror Di Raja Ampat Alami Masalah Kejiwaan

0 615

Waisai, TN – Pelaku teror di Resto Alief, Waisai Raja Ampat, Selasa  (22/5/2018) malam kemarin ternyata diduga mengalami gangguan kejiwaan alias stres. Pelaku memiliki latar belakang sebagai pecatan anggota TNI AD akibat disersi .

Kepala Penerangan Korem 171/PVT, Mayor Inf. Umasugi yang dikonfirmasi Rabu (23/5/2018)  menjelaskan bahwa pelaku yang sempat menebar ancaman teror di sebuah restoran di kota Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa malam kemarin adalah mantan anggota TNI yang pernah berdinas pada satuan Kodim 1704 Sorong dengan pangkat terakhir, Sersan Satu dan telah dipecat dari dinas TNI karena terkait kasus Disersi sejak tahun 2006 lalu.

” Ya kami sudah dapat informasi tersebut, jadi memang yang bersangkutan adalah mantan anggota TNI dan sudah dipecat, atas kasus Disersi, yang bersangkutan dulunya berdinas di Kodim 1704 Sorong, dengan pangkat terakhir Sersan Satu.”jelas Mayor Inf. Umasugi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler nya, Rabu (23/5/2018). 

Menurut Kapenrem, sebelum kejadian di Resto Alief, pelaku sempat mengunjungi sebuah Masjid di kawasan kompleks perumahan 300 dan masuk di Saf wanita. Akibatnya jemaah wanita berhamburan keluar dari mesjid.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria tak dikenal, Selasa malam (22/5/2018) mengamuk tanpa sebab di sebuah restoran di kota Waisai, Raja Ampat, dan sempat menebar teror dan ancaman akan meledakan Restoran dan menembak para karyawan. Akibatnya para pengunjung restoran sempat panik dan berhamburan keluar Restoran.

Aksi pria tersebut reda setelah aparat kepolisian dari polres Raja Ampat yang tiba di lokasi langsung mengamakan dirinya dan dibawa ke salah seorang kerabat pelaku dikarenakan dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui menderita gangguan jiwa. (*)