KNPI Tolak Intoleran dan Radikal di Papua Barat

0
106
Ketua DPD KNPI Papua Barat, Sius Dowansiba didampingi Sekretaris, Jimi J. Liunsanda bersama pengurus DPD KNPI PB Menyampaikan Seruan Pemuda Papua Barat terhadap ancaman intoleran dan Radikal dalam acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2017 di Pendopo Gedung Pemuda PB, Manokwari, Rabu (24/05/2017)

Manokwari,TN– Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menolak dengan tegas berbagai macam organisasi radikal yang masuk di Provinsi Papua Barat, karena indonesia memiliki keragaman, mulai dari adat istiadat, budaya hingga agama.
“Hal inilah yang memungkinkan masyarakat indonesia menjadi masyarakat plural adalah masyarakat yang mempunyai potensi dan sangat rentan dengan kekerasan etnik, ras dan agama baik secara kultural maupun politik yang dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi”
Demikian disampaikan ketua DPD KNPI Papua Barat, Sius Dowansiba melalui seruan pemuda papua barat terhadap ancaman intoleransi dalam acara peringatan hari kebangkitan nasional tahun 2017 di Pendopo Gedung Pemuda, Rabu (24/05/2017)
Sius menegaskan, walaupun sudah menjadi negara yang dinyatakan merdeka, Indonesia banyak sekali mengalami gangguan dari bangsa dan rakyatnya sendiri termasuk masalah intorelan.
Hal yang menjadi pemicunya adalah perbedaan ideology, pendapat dan kepentingan sehingga terlahir berbagai gerakan yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Hingga sekarang ancaman intoleransi masih menjadi momok untuk negeri ini, beberapa waktu belakangan ini muncul pula organisasi radikal yang mengancam kedaulatan bangsa dari berbagai pergerakan, saat ini telah marak organisasi radikal intoleran di seluruh pelosok indonesia mungkin juga sudah masuk di Papua Barat” ujarnya.
Dengan momen kebangkitan nasional yang lahir pada tanggal 20 Mei merupakan lahirnya organisasi pemuda Budi Oetomo, dimana kebangkitan nasional dicetus pertama kali tahun 1948 oleh Presiden Soekarno.
Pada kebangkitan nasional tahun 2017 ini, mengusung tema : “Mengukir makna kebangkitan nasional dengan mewujudkan indonesia yang bekerja nyata dan berkarakter”
Oleh sebab itu, dalam getaran semangat kebangkitan nasional, Pemuda Papua Barat menyatakan, “1.menolak semua paham atau ideologi yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, 2. Menolak dengan tegas orang atau kelompok intoleran di Provinsi Papua Barat, 3. Memberikan dukungan kepada Pemerintah, TNI dan Polri untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara khususnya di Papua Barat” jelas ikrar Pemuda Papua Barat.(***)

Tinggalkan Komentar