Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Hadiri Tasyakuran Hari Lahir Ke-43 MUI, Presiden Letakkan Batu Pertama Menara MUI

0 14

Jakarta, TN – Presiden Joko Widodo pada Kamis siang, 26 Juli 2018, menghadiri acara tasyakuran hari lahir ke-43 Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam acara itu, bersama Ketua Umum MUI K.H. Ma’ruf Amin, Presiden juga meletakkan batu pertama pembangunan menara MUI di kawasan Jalan Raya Hankam, Bambu Apus, Jakarta Timur.

“Saya meyakini dengan rida Allah dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim akan kita dorong bersama-sama agar secepatnya menara MUI ini bisa kita selesaikan dengan konsep dana wakaf,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Pembangunan menara yang berdiri di atas lahan seluas 18 hektare itu rencananya akan memiliki 17 lantai dan dibiayai sepenuhnya oleh dana wakaf.

Pada kesempatan ini, Presiden kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan, terlebih menjelang pesta demokrasi lima tahunan pada 2019 nanti.

“Ini adalah pesta demokrasi yang ada di negara kita. Akan sangat besar ongkos sosialnya apabila persaudaraan kita, persatuan kita, ukhuwah kita rusak gara-gara pilwalkot, pilbup maupun pilpres,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Presiden juga menyampaikan pesan K. H. Ma’ruf Amin agar kita semua saling menghargai dan berempati dengan sesama.

“Kiai Ma’ruf pernah menyampaikan kita ini mbok ya husnul tafahum (berpemahaman baik), jangan suul tafahum (berpemahaman buruk). Kalau suul tafahum itu gampang curiga, gampang berprasangka buruk, gampang mengembangkan pikiran-pikiran negatif,” lanjutnya.

Di penghujung sambutannya, Kepala Negara pun mengucapkan selamat hari lahir untuk MUI. Ia berharap MUI bisa terus memberikan teladannya demi kemajuan bangsa Indonesia.

“Sekali lagi selamat milad ke-43 MUI. Mohon tausiyah, mohon uswahnya dan kutwahnya demi kejayaan Indonesia dan kesejahteraan umat yang kita cintai,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsudin. Selain itu tampak hadir juga Wakil Presiden RI Ke-6 Try Sutrisno.