Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Eksekusi Tanah Seluas 2400 Meter Nyaris Ricuh

0 0

Sorong TN – Penolakan warga atas perintah eksekusi tanah dengan luas area 2400 meter yang terletak  di jalan Basuki Rahmat KM, 8 kota Sorong, Selasa (26/09) nyaris ricuh setelah massa melakukan perlawanan dengan pihak keamanan dan pengadilan negeri Sorong.

Dalam putusan pengadilan hingga ke Mahkamah Agung, pihak tergugat , H. Sattas Gading dinyatakan kalah atas kasus sengketa lahan yang dimenangkan oleh Lili Tandriyani. Meski demikian, massa menolak putusan itu karena dinilai ada oknum-oknum yang mempunyai kepentingan.

Kami sudah sampaikan pada saat persidangan, bahwa  ini tanah Negara siapapun atas tanah ini prinsipnya cuma menumpang Saya rasa ada indikasi bahwa dibalik semua ini ada oknum -oknum yang bermain karena punya kepentingan,”terangnya

Sementara itu Panitera Pengadilan, Abdul Kadir Rumodar  mengatakan berdasarkan hasil dialog bersama pihak tergugat,eksekusi ditunda hingga 20 Oktober.

Ekesekusi hari ini kita pending , demi kepentingan keamanan . Atas kesanggupan dari pihak termohon mereka menyanggupi hingga tanggal 20 oktober dan pada saat itu juga  harus mengosongkan dengan sukarela,”ujar Panitera

Dari pantauan media ini , sebanyak 150 personil Polres Sorong kota melakukan pengamanan terhadap massa yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) . Akibatnya sejumlah ruas jalan di KM,8 mengalami kemacetan. 


Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar