Bupati Tambrauw Naikan ULP Untuk Pegawai Yang Ikut Apel Pagi

0
36
Suasana apel pagi pegawai pemkab Tambrauw yang terlihat lebih ramai dari biasanya. (TN/Marshal Laurens)

​Sausapor, TN – Ada hal berbeda pada apel pagi di lingkungan pemerintah kabupaten Tambrauw. Dimana yang biasanya setiap apel pagi terlihat hanya beberapa orangnya, namun kali ini lapangan apel tampak penuh dengan keikutsertaan para pegawai. Hal tersebut diapresiasi oleh bupati Gabriel Asem saat dirinya memimpin apel, Rabu (9/8).

Gabriel mengutarakan bahwa keikutsertaan pegawai bahwa menunjukan kekuatan dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas. Bupati bahkan menjanjikan untuk menaikan uang lauk pauk (ULP) bagi para pegawai yang hadir dalam apel. “Bagi pegawai yang hadir dalam apel pagi setiap hari akan kami berikan tambahan ULP nya sebesar Rp50 ribu per hari,” ujar Gabriel. Menurutnya dengan menaikan ULP tersebut akan memotivasikan pegawai untuk lebih rajin hadir bekerja di kantornya masing-masing.

Sebelumnya aparat sipil negara (ASN) yang bertugas di kabupaten pemekaran itu diberikan ULP sebesar Rp50 ribu yang dihitung berdasarkan data kehadiran menggunakan mesin absensi / check clock. Sayangnya banyak yang datang hanya untuk melakukan check clock lalu pulang tanpa melaksanakan pekerjaannya sehingga sering kali apel pagi dalam keadaan sepi. Oleh karena itu dengan adanya kebijakan menaikan ULP tersebut, pegawai akan menerima sebesar Rp100 ribu per hari jika hadir dalam apel dan melakukan check clock.

“Nah sekarang kalau ULP kita naikan, pegawai bisa terima dalam sebulan sebesar Rp2,2 juta. Itu hampir sama dengan gaji per bulan,” jelas Gabriel yang sudah masuk dalam masa kepemimpinannya diperiode yang kedua.

Akan tetapi Gabriel mengatakan jika kenaikan ULP ini hanya sebagai motivasi saja untuk para ASN agar rajin bekerja. Sedangkan tujuan utama adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan karir masing-masing pegawai. Menurut Gabriel menjadi ASN itu adalah amanat Tuhan untuk memberikan melayani masyarakat. “Kalau saya kan cuma lima tahun saja lalu setelah itu saya akan bergabung menjadi masyarakat biasa. Jadi seharusnya yang sekarang sudah menjadi pegawai dapat memberikan pelayanan,” ujar bupati saat memimpin apel.

Pantauan media ini perkembangan jumlah kehadiran dalam apel pagi dilingkungan pemerintahan kabupaten Tambrauw semakin meningkat sejak Senin (7/8) lalu. Satu hari sebelumnya pernah disampaikan ada pegawai yang bahkan pernah tidak hadir selama setahun tanpa alasan yang jelas. Jika dalam penerapan kebijakan kenaikan ULP ini masih belum mempengaruhi kehadiran pegawai-pegawai malas tersebut, maka pihak pemda setempat tidak akan segan-segan merekomendasikan pegawai tersebut untuk pengunduran diri. (mdl)

Tinggalkan Komentar