Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

PAM GKI JIBS Gelar Seminar Nasional Kebangsaan

0 84

Sorong, TN – Persekutuan Anggota Muda (PAM) GKI Jemaat Imanuel Boswezen Sorong, menggelar Seminar Nasional Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahirnya Pancaaila.

Kegiatan ini melibatkan pemateri Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI Mar (purn) Nono Sampono, Anggota DPD RI Esau Isack Komigi, Anggota DPR Papua Barat Matheos Selanno, Dandim 1704/Sorong Letkol Inf Andar Dodianto Panggabean dan Kapolres Sorong Kota yang diwakili Kasat Binmas, Iptu. Jhon Samallo.

Dalam seminar tersebut, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono memberikan apreaiasi kepada pemuda gereja.

“Apresiasi kepada pemuda GKI di jemaat Imanuel Boswezen Sorong yang sudah menangkap isu yang sangat penting dimana, pemuda gereja bahkan penuda masjid harus paham tentang apa itu Pabcasila,” ujar Wakil Ketua DPD RI, Letjen TNI (purn) Mar. Nono Sampono, Sabtu (2/6).

Nono Sampono berharap, generasi muda di Papua, khususnya di Sorong, supaya tidak terdoktrin dengan kemajuan teknologi yang akhirnya menjerat preatasi dan cita-cita anak bangsa.

Sedangkan, Anggota DPR Papua Barat, Matheos Selanno, mengatakan pemuda harus jadi pelopor dan menjaga cita-cita bangsa.

“Pemuda harus menjaga, cita-cita luhur dari bangsa ini, pemuda juga adalah pelopor bangsa. Di dunia ini, bahkan di Indonesia, semua pemimpin ini berawal dari seorang pemuda, sehingga pemuda merupakan aset penting bangsa dan daerah ini,” jelas Matheos Selanno saat menyamoaikan materi dalam Seminar Nasional dan Kebangsaan.

Sementara itu, Pdt. Iriani Aponno/Nussy, S.Th, M.Mis, sebagai Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat Gereja Imanuel Boswezen Sorong, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk semangat nasionalisme dan rasa cinta sebagai penerus bangsa.

“Jangan tanyakan apa yang orang lain buat, tapi tanyakan apa yang sudah saya buat sebagai tulang punggung bangsa,” imbuh Pdt. Ranni Nussy.

Kegiatan Seminar Nasional dan Kebangsaan ini menjadi patokan, khususnya kepada generasi muda untuk memahami ideologi Pancasila sebagai dasar Negara Kesatua Republik Indonesia. (*)