​KASN Sosialisasikan Kebijakan JPT Di Kabupaten Teluk Bintuni

0
40

Bintuni TN.Com– Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) kembali melakukan sosialisasi kebijakan pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) serta peran KASN sebagai pengawas penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jajaran ASN di Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.
Acara yang dibuka oleh Bupati Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiw.MT ini  diikuti oleh seluruh pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Dalam sambutan pembukaan Bupati Piet, menyambut baik adanya sosialisasi ini, yang membawa manfaat untuk menyatukan pandangan instansi terkait khusunya mengenai pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Instansi Pemerintah.
Sementara itu, Komisi KASN Bidang Perlindungan dan Mediasi, Bapak Tasdik Kinanto SH, MH,. selaku pemateri pertama dalam acara sosialisasi tersebut menjelaskan mengenai UU ASN  dan peran KASN sebagai pengawas sistem merit. Dalam kesempatan tersebut, dia menjelaskan latar belakang keluarnya UU ASN, fondasi legalitas reformasi birokrasi nasional, visi misi UU ASN, prinsi-prinsip dan penerapan sistem merit, serta peran KASN sebagai lembaga yang mengawasi penerapan sistem merit.
Hal mengingat bahwa saat ini tugas yang diemban ASN sangat berat, yang harus melaksanakan tiga peran yaitu: menjalankan peraturan perundang undangan, mengelola pemerintahan dan melayani publik. Oleh karena itu sasaran birokrasi saat ini adalah birokrasi yang bersih, kompeten dan melayani.
“Semangat reformasi birokrasi di tataran pemerintahan adalah upaya untuk memperbaiki kinerja aparatur negara dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM. UU ASN mengatur secara menyeluruh pengelolaan SDM Aparatur dan mengedepankan pengelolaannya pada sistem merit. UU ASN juga mengamanatkan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka dan kompetitif,” katanya.

Diman sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) juga masih banyak menghadapi masalah administrasi, dalam aktivitasnya menindaklanjuti pengaduan terkait ASN. Sehingga, KASN  merupakan lembaga nonstruktural yang mandiri dan bebas dari intervensi politik, akan rutin mengawasi kinerja ASN agar bisa profesional dalam memberikan pelayanan masyarakat yang adil dan netral, khususnya pada wilayah pengabdian dimana ASN itu berada. 
Komisi KASN bidang perlindungan dan Mediasi, Bapak Tasdik Kinanto SH, MH. bertempat di Aula Kantor Bupati Kabupaten Teluk Bintuni (27/3) dimana Kedatangan beliau bersama Bpk Abdul Hakim , S.Sos, Msi selaku Asisten Komisi KASN bidang Monitoring dan Evaluasi seraya menjelaskan,  Selain telah mensosialisasikan  Perundang undangan Aparatur Sipil Negara dalam rangka seleksi Pengisian Jabatan Tinggi Pertama Secara Terbuka di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni, juga menjelaskan mengenai peran strategis pejabat pimpinan tinggi dalam birokrasi nasional, sehingga perlu dilakukan seleksi yang bersifat terbuka dan kompetitif.
ia juga menjelaskan, tahapan yang dilakukan oleh pejabat pembina kepegawaian dan pejabat yang berwenang dalam melakukan pengisian JPT, mulai tahap perencanaan, pembentukan panitia seleksi (Pansel), pengumuman, metode seleksi, penetapan 3 calon terpilih dan pelantikan calon terpilih. Pentingnya koordinasi dengan KASN dalam proses seleksi terbuka untuk mendapatkan rekomendasi pelaksanaan dan rekomendasi pelantikan calon terpilih. Dalam rangka pelaksanaan mutasi internal, agar dilakukan evaluasi kinerja dengan menggunakan asesor. (ian)

Tinggalkan Komentar