Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pemkot Ambon Akan Kampanyekan “Seng Mau Merokok

0 21

Ambon, TN – Kampanye “seng mau merokok,” (tidak mau merokok) akan dilakukan Pemerintah Kota Ambon dengan mengandeng organisasi Vital Strategies dan Mahasiswa Technology University of Sidney Australia. Kegaiatan tersebut akan berlangsung 21-26 Januari 2019.

Vital Strategies adalah organisasi kesehatan dunia yang berupaya mempercepat kemajuan pada masalah kesehatan paling mendesak di dunia. Vital Strategies bekerja secara global di lebih dari 40 negara di dunia yang mendukung terjadinya adopsi kebijakan untuk mengurangi konsumsi tembakau.

“Di Indonesia Vital Strategies telah mengkampanyekan “tanpa rokok” di sejumlah tempat, diantaranya Kementerian Kesehatan, Kota Bogor, Kota Jogjakarta, Kota Surabaya dan Kota Banjarmasin,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy kepada wartawan, di Ambon, Sabtu (19/1).

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018 memperlihatkan kenaikan prevalensi perokok remaja di Indonesia berusia antara 10 dan 18 tahun, dari 7,2 persen di tahun 2013 menjadi 9,1 persen di tahun 2018.

Sementara Ambon sendiri berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Ambon pada tahun 2013 sampai 2018 terjadi peningkatan 14,8 persen perokok pemula.  “Merokok merupakan faktor resiko penyakit tidak menular yang menimbulkan biaya ekonomi bagi Indonesia sebesar US$ 4,5 triliun dari tahun 2012 hingga 2030, menurut The World Economic Forum,” terangnya.

Semenjak tahun 2015, Pemerintah Kota Ambon telah menerbitkan Peraturan Walikota Ambon Nomor 15 yang mewajibkan seluruh area atau kawasan kantor pemerintah kota bebas dari asap rokok. Hal ini kemudian mendapat pengahargaan dari Kementerian Kesehatan RI dan Tahun ini akan ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah.

Salah satu tujuan kedatangan Vital Strategies dan 19 Mahasiswa Technology University Of Sidney untuk mensukseskan program Pemerintah Kota Ambon dalam bentuk Kampanye.

“Seng Mau Rokok ini akan dikemas dalam bentuk festival, dimana akan menggunakan sampan atau perahu yang melibatkan puskesmas-puskesmas serta lintas sektor kesehatan terkait untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan,” jelasnya.

Festival ini juga akan dirangkai dengan pencanangan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang akan dilaksanakan di Kota Ambon mulai tanggal 21 hingga 26 Januari mendatang. “Saya menginginkan kampanye ‚”Beta Seng Mau Rokok” ini akan dilakukan melalui pendekatan musik,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Wendy Pelupessy menjelaskan, kampanye itu akan dirangkaikan dengan sejumlah workshop, misalnya teknik desain grafis, serta cara membuat poster dan leaflet yang menarik.

Kegiatan itu bakal diadakan di Teluk Ambon. Selain itu, akan ada kunjungan di empat puskesmas diantaranya puskesmas Amahusu, Puskesmas Rijali, Puskesmas Kayu Putih dan Puskesmas Hutumuri.

“Mahasiswa Technology University of Sidney pada Tanggal 21 sampai 23 Januari akan melaksanakan workshop dengan melibatkan Baronda Ambon bersama komunitas fotografi. Puncak kegiatan ini akan dilakukan pada tanggal 26 Januari 2019,” tandas  Wendy.(*)

Anda mungkin juga berminat