Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pakai Ijasah Palsu, Kepala Kampung Terpilih Akan Digugurkan

0 428

Merauke, TN – Dari 11 Kampung di Distrik Kimam, Kabupaten Merauke Papua yang melakukan pemilihan kepala kampung pada bulan September 2018 lalu, sebagiannya mendapat pengajuan keberatan terkait dengan pemakaian ijasah palsu.

Berkaitan dengan gugatan diatas, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung sedang mengecek kepastian langung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke untuk melihat nomor ijasah dari para kepala kampung yang ikut mencalonkan diri. Apakah benar- benar ijasahnya ada, atau ijasah paket atau dipalsukan.

“Yang ketahuan palsu tetap kita kasi gugur dan kemudian yang memperoleh suara terbanyak berikutnya yang naik jadi Kepala Kampung. Karena secara aturan dia salah dan harus digugurkan,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Merauke, Kleopas Ndiken, Jumat (9/11).

Katanya, yang menjadi persoalan di Distrik Kimam, bahwa situasi politik serupa sudah terbentuk dan terkotak-kotak sejak lama. Dari kelompok warga yang terkotak-kotak itu masing-masing mempertahankan kubuhnya.

“Kami dari dinas tidak ingin ini terjadi terus-menerus dan berlarut-larut. Dikawatirkan pada saat pemilihan DPR atau Bupati semua menjadi sangat riskan bagi masyarakat kita di wilayah Distrik Kimam,” tambah Kleopas.

DPMK menekankan kepada calon terpilih bahwa dengan tujuan mereka mau membangun kampung, maka tidak ada salahnya bagi yang menang, wajib merangkul semua yang kalah dan seluruh warga agar tidak terpisah menjadi kubuh-kubuh.

Para Kepala Kampung terpilih diwajibkan bisa membuktikan permitaan dinas sebagai syarat untuk diterbitkan SK pelantikan. Jika belum berhasil, maka SK pelantikan tidak diterbitkan.(*)