Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Lukas Enembe Marah Calon Praja IPDN Papua Minim OAP

1 1.871

Jayapura, TN – Gubernur Papua, Lukas Enembe mengancam akan menutup Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Papua, lantaran dinilai tidak memprioritaskan orang asli Papua dalam perekrutan calon praja IPDN tahun 2018.

” ini luar biasa penerimaannya, kalau mereka begini terus tidak akomodir orang Papua maka kita akan tutup saja,” kata Lukas Enembe kepada pers usai rapat bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Kotaraja, Kamis (14/9) malam.

Kata Lukas, yang masuk dalam IPDN itu samahalnya dengan pengangkatan pegawai. Ia justru heran dalam perekrutan praja IPDN tahun ini hanya 2-3 orang saja. ” setidaknya per kabupaten 10 orang untuk OAP, ini tidak ada sama sekali cuma 2-3 orang saja. Itu tidak usah, dan kita sudah menyurat tidak terima dengan hasil itu,” kata Lukas Enembe dengan nada emosi.

Harusnya, kata Lukas, pemerintah bisa mengerti dengan kondisi Papua dan jangan seenaknya saja. ” ya jangan sampai gara-gara ini, yang orang Papua minta merdeka, kam ikuti ka tidak, karna kebijakan yang menyimpang ini,” kata Lukas berharap.

Namun demikian, Gubernur dua periode ini juga berharap agar orang Papua jangan hidup dengan meminta-minta terus.

“orang Papua jangan hanya dengan cara ini hidup dengan meminta-minta terus,tapi harus belajar, kita harus pintar. Jangan karna pikir ah saya orang Papua baru seenaknya, itu tidak boleh. Ko harus belajar dan punya kemampuan,” jelasnya kembali berharap Jakarta dapat mengerti dengan kondisi Papua dan menegaskan untuk penerimaan calon Praja IPDN Papua Tahun 2018 dibatalkan.