Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Jayapura Jadi Unggulan, Raja Ampat dan Merauke Jadi Pilot Project

0 304

Jayapura, TN – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah ( LKPP), Agus Prabowo menyebut Unit Latihan Pengadaan (ULP) kabupaten Raja Ampat dan Merauke patut ditiru oleh ULP yang ada di daerah lain.

Pernyataan itu disampaikan kepala KLPP di hadapan para Gubernur, Bupati/Wali Kota, Muspida, Sekretaris Daerah, Asisten Pembangunan dan juga ULP se-Tanah Papua pada acara Pengukuhan Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ)  kota Jayapura sebagai Pusat Unggulan Nasional Pengadaab Barang/Jasa.

Seperti dilansir merdeka.com, LKPP menilai dengan kualifikasi para mentor serta tenaga ahli pengadaan BPPBJ Kota Jayakarta, maka BPPBJ Kota Jayapura dapat ikut membantu menyelenggarakan klinik pengadaan dan membina pengelola pengadaan. Termasuk di antaranya memberikan konsultasi, serta pendampingan dan melaksanakan kegiatan pelatihan kepada personel pengadaan yang ada di ULP dan OPD baik di Kota Jayapura maupun di wilayah Indonesia Timur lainnya.

Pada hari yang sama juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Wali Kota Kota Jayapura dengan Bupati Kabupaten Merauke, Bupati Kabupaten Jayapura dan Bupati Kabupaten Keerom dari Provinsi Papua, serta Bupati Kabupaten Raja Ampat dari Propinsi Papua Barat.

“Dengan adanya MoU tersebut, Kota Jayapura telah menyatakan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan gerakan Program Modernisasi Pengadaan sampai keseluruh pelosok Tanah Papua. Diharapkan ULP dari Kota dan kabupaten lainnya dapat mengikuti jejak Merauke dan Raja Ampat,” jelas Kepala LKPP RI, Agus Prabowo.

Hal ini juga ditegaskan Jean Marie Meyer, perwakilan MCC America di mana keberhasilan Kota Jayapura menjadi pusat unggulan nasional dicapai dalam waktu hanya setahun, lebih singkat dari daerah lain. Hal ini merupakan prestasi tersendiri, sehingga layak menjadi rujukan bagi ULP lainnya di Tanah Papua.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bekerjasama sejak tahun 2013 dengan Millennium Challenge Account Indonesia (MCA-Indonesia) untuk pelaksanaan Modernisasi Pengadaan dengan melakukan pendampingan bagi 44 Unit Layanan Pengadaan (ULP) Percontohan dengan tujuan untuk meningkatkan keahlian para personel di bidang pengadaan.

Hasil dari pendampingan tersebut, Bagian Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Kota Jayapura telah terpilih sebagai salah satu dari 25 Pusat Unggulan Nasional Pengadaan Barang/Jasa di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Deputi Eksekutif Direktur MCA-Indonesia Lukas Adhyakso pada saat peluncuran BPBJ Kota Jayapura pada Jumat (23/2) di Aula Sian Soor – Kantor Wali Kota Jayapura. Dengan demikian Kota Jayapura dinilai layak menyandang Center of Excellence atau Pusat Unggulan Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.