Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Senin, Bupati Maybrat Pimpin Apel Pagi di Kumurkek

0 1.340

Kumurkek, TN- Usai acara penyelesaian adat sosial dan budaya masyarakat Maybrat sebagai salah satu tugas terakhir tim rekonsiliasi untuk menyelesaikan permasalahan pemindahan ibukota kabupaten Maybrat Papua Barat di Kumurkek, Selasa (12/9).

Ketua tim rekonsiliasi, Drs. Otto Ihalauw, MA, menyampaikan bahwa, bupati Maybrat, Bernard Sagrim, pada Senin (17/9) pekan depan, akan memimpin apel di ibukota kabupaten Maybrat di Kumurkek dan selanjutnya berkantor di Kumurkek.

“Pada saat pertemuan antara tim rekonsiliasi dengan bupati maybrat, di Sorong beberapa hari lalu, disitu sudah ada komitmen untuk berdamai. Dimana saat itu bupati Sagrim sendiri sudah menyatakan bahwa dia akan memimpin apel pada Senin depan di Kumurkek dan siap berkantor di kumurkek,” ujar Otto Ihalauw.

Menurut mantan bupati Sorong Selatan itu, sebelumnya bupati Bernard Sagrim minta jaminan keamanan dari seluruh masyarakat adat Aifat, agar penyelenggaraan pemerintahan di Kumurkek bisa berjalan dengan baik.

“Bupati Sagrim tidak hanya memimpin apel saja, tapi beliau juga akan berkantor dan menjalankan roda pemerintahan di Kumurkek. Intinya masyarakat harus memberikan rasa aman terhadap proses ini,” tegasnya.

Bupati Maybrat, Bernard Sagrim, saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya, pada Senin pekan depan, ia akan memimpin apel pagi di Kumurkek, kabupaten Maybrat.

“Iya benar, setelah bertemu dengan tim rekonsiliasi di Sorong beberapa waktu laku, saya sudah bilang kalau akan pimpin apel pagi hari Senin di Kunurkek, dan sudah siap berkantor di Kumurkek,” jelas bupati Sagrim.

Sebelumnya bupati Bernard Sagrim, telah kumpulkan semua kepala-kepala distrik se-kabupaten Maybrat dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menyiapkan hal-hal yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahaan di Kumurkek.

Menurutnya, kembali berkantor di Kumurkek ibukota kabupaten Maybrat, adalah komitmen untuk membangun kabupaten Maybrat yang maju aman dan sejahtera. Hanya saja Sagrim minta dukungan keamanan dari seluruh masyarakat Maybrat.

“Sudah saatnya mengoptimalkan roda penyelenggaraan pemerintah di kabupaten Maybrat, dan ini merupakan cooling down agar pemerintahan di Maybrat berjalan seperti biasa,” jelas Sagrim.(*)