Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kunker, BMW S14P Perjuangkan Aspirasi Nelayan 

0 83

Waisai,TN – Wakil ketua komisi IV DPR-RI Bung Michael Wattimena (BMW), Melakukan kunjungan kerja di Papua Barat. Usai Kunker ke Fakfak pada Sabyu lalu (5/5), BMW kembali Kunker di Sorong dan Raja Ampat.

Di Raja Ampat BMW melakukan tatap muka dengan lebih dari seratus nelayan tradisional Raja Ampat di Waisai, Selasa (8/5/18).

Tatap muka dengan nelayan tradisional Kabupaten Raja Ampat yang terhimpun dalam Koperasi Tradisional Maemo BMW dihadiahi sejumlah usulan dan proposal.

Diantaranya, usulan peningkatan mesin es curah, bantuan dana koperasi, alat tangkap dan rumah susun (Rusun) nelayan.

Menanggapi usulan dari nelayan, BMW berjanji akan perjuangkan apa yang disampaikan nelayan. Menurutnya, usulam tersebut memang menjadi perhatian Badan Usaha berbau koperasi. Sehingga nelayan tradisional dapat lebih sejahterah dari pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia khususnya perairan laut Raja Ampat.

Ia mengatakan nelayan di Raja Ampat sudah mendapat bantuan, namun belum maksimal. Kehadiran koperasi harus dapat meningkatkan kesejahteraan bagi anggota didalamnya, seperti nelayan.

Sehingga potensi dapat berkembang, dan bisa di tingkatkan melalui bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) pusat.

“Raja Ampat adalah wilayah terpenting kerena memiliki pulau terbesar sekaligus terbanyak di Papua Barat. Dan mata pencaharian masyarakat rata-rata nelayan. Sehingga perlu di fasilitasi alat tangkap yang baik dan memadai agar saat melaut bisa optimal. Mereka juga menyampaiakan es curah tampung ikan hanya kapasitas 1,5 ton, itu perlu ditingkatkan”, tegas BMW kepada Papua barat Pos di Waisai, kemarin.

Selain persoalan alat tangkap, mereka juga menyampaikan soal rumaj susun bagi nelayan. Ini harus diperjuangkan. Yang terpenting ada lahan.

“Saya akan melanjutkan usulan tersebut pada kementrian PU. Kalau pemerintah daerah siapkan lahan, kita akan optimalkan agar nelayan tidak lagi tinggal di tepi pantai”, jelasnya. (*)