Lagi, Michael Wattimena Sosialisaikan Empat  Pilar Kebangsaan 

0
187

Manokwari, TN – Anggota MPR, Dr.Michael Wattimena, SE, MM, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi V DPR RI, melaksanakan kunjungan kerja ke DAPIL Papua Barat, pada tanggal 13-14 Juni 2017.
Dalam rangkaian kunjungan  kerja ini dilaksanakan Acara Sosialisasi DAPIL MPR tentang 4 PILAR Kebangsaan Indonesia, bertempat di Ruang Pertemuan Kampung Mansaburi, Distrik Masni SP-8, Kabupaten Manokwari. 

Acara yang dihadiri oleh masyarakat kampung Mansaburi dan sekitarnya ini, dibuka oleh Kepala Kampung Mansburi, dan dilanjutkan dengan dengan pemaparan oleh Michael Watimenna, didampingi oleh  Frengky Awom, Anggota DPRD Kabupaen Manokwari, dan Kepala Kampung Mansaburi, Distrik Masni, Manokwari.

Dalam pemaparannya, Wattimena yang akrab disapa Bung Michael Wattimena – BMW, menyoroti pentingnya pemahaman yang utuh bahwa Pancasila adalah Dasar dan Falsafah negara, sebagaiama diamanatkan dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Selanjutnya pembicara juga menyinggung dan mengingatkan tentang amandeman UUD yang telah dilakukan sebanyak 4 kali pada sidang Umum MPR yakni tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002. Perubahan ini memberikan implikasi yang cukup fundamental pada struktur kenegaraan Indonesia, dimana dulunya lembaga tertinggi negara – MPR, yang keanggotaannya terdiri dari Anggota DPR dan Anggota DPD, kini ditempatkan menjadi lembaga tinggi negara, setara dengan Presiden dan DPR.

Di sisi lain dengan dilakukannya empat kali amandemen UUD, yang notabene merupakan salah satu tuntutan reformasi pada waktu, maka peran dan partisipasi daerah semakin dituntut dalam pembangunan nasional. Bahwa otonomi diberikan kepada pemerinah daerah untuk mengurus daerah masing-masing dengan tetap memperhatikan pendelegasian kewenangan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Pemaknaan pemerintah daerah ini semakin diperkaya dalam stuktur ketatanegaraan pasca amandemen, yakni dengan ditempatkannya Kepala Daerah (Bupati/Walikota/Gubernur) sejajar dengan DPRD sebagai satu kesatuan pemerintahan di daerah.

Karena itu maka perlu adanya sinergisme horizontal di daerah antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Hal ini juga dibenarkan dan dikuatkan oleh Frengky Awom, yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manokwari, dan bersekesempatan hadir mendampingi Anggota MPR RI, Michael Wattimena.

Setelah penyampaian materi oleh Michael Wattimena, maka masyarakat yang hadir diberikan kesempatan utuk merespon dengan menyampaikan pertanyaan maupun aspirasi mereka.

Beberapa poin respon dari masyarakat sangat dinamis. Diantaranya masyarakat menyoroti kerukunan kehidupan beragama di wilayah Kabupaten Manokwari, khususnya dikampungn Mansaburi, yang sagat toleran dibandingan apa yang terlihat akhir-akhir ini dalam tayangan televisi di ibukota negara, Jakarta. Fenomena tersebut memancing masyarakat untuk bertanya, apakah masyarakat ibukota sudah tidak toleran antara sesama pemeluk agama sehingga melakukan aksi aksi penghujatan terhadap sesama anak bangsa yang bebeda agama dan keyakinan iman?.

Wattimena selanjutnya merespon dan menjawab secara tematik sejumlah pertanyaan dari masyarakat, yang dengan penuh antusias mengikuti kalimat per kalimat uraian jawaban nara sumber. Sesekali diselingi dengan canda dana ilustrasi yang menarik dan sangat megena kapada hati masyarakat.

Warga yang hadir dari Kampung Mansaburi dan sekitarnya ini, tidak hanya merespon materi sajian BMW tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan BhinnekaTungga Ika, tetapi lebih lanjut juga meminta kepada pmerintah pusat melalui Michael Wattimena untuk memperhatikan perbaikan lingkungan pertanian mereka yang baru saja rusak terkena musibah bencana banjir, sehingga gagal panen.

Setelah acara sosialisasi dan foto bersama dengan warga, Wattimena dengan didampigi Tenaga Ahli Anggota DPR RI: Izaac Litaay, bersama rombongan diundang untuk meninjau dan melihat secara langsung kondisi kali dan saluran air/ irigasi yang rusak akibat banjir tersebut. (*)

   
   

     
    

  

Tinggalkan Komentar