Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dr.Michael Wattimena Kembali Sosialisaikan Empat Pilar di Kota Sorong

0 43

Sorong, TN – Anggota MPR, Dr.Michael Wattimena, SE, MM, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, melaksanakan kunjungan kerja ke DAPIL Papua Barat, di Kota Sorong, pada tanggal 23-25 Juli 2018.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ini dilaksanakan Acara Sosialisasi DAPIL MPR tentang 4 PILAR Kebangsaan Indonesia, kepada masyarakat di Gedung Pertemuan EFATA, Malanu, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong pada Selasa (24/7).

Acara yang dihadiri oleh komunitas Ikatan Warga Itawaka (IKWI) se Sorong Raya, khususnya di Kota Sorong, maupun konstituen Dr Michael Wattimena ini, dibuka oleh Ketua IKWI dengan Perkenalan Pengurus Baru IKWI,yang selanjutnya dilanjutkan pemaparan materi oleh Dr.Michael Watimena,SE,MM.

 

Dr.Michael Wattimena
Antusias warga kota Sorong, Papua Barat mengikuti sosialisai empat pilar kebangsaan bersama Dr. Michael Wattimena

 

Mengawali materi sosialisasi, Michael Wattimena menyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Baru IKWI Sorong, yang didominasi oleh orang-orang muda yang enerjik, sebagai pelopor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

 

Selanjutnya, Wattimena yang akrab disapa Bung Michael Wattimena – BMW, menyoroti pentingnya pemahaman yang utuh bahwa Pancasila adalah Dasar dan Falsafah negara, sebagaiama diamanatkan dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Selanjutnya pembicara juga menyinggung dan mengingatkan tentang amandeman UUD yang telah dilakukan sebanyak 4 kali pada sidang Umum MPR yakni tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002.

Perubahan ini memberikan implikasi yang cukup fundamental pada struktur kenegaraan Indonesia, dimana dulunya lembaga tertinggi negara – MPR, yang keanggotaannya terdiri dari Anggota DPR dan Anggota DPD, kini ditempatkan menjadi lembaga tinggi negara, setara dengan Presiden dan DPR.

Di sisi lain dengan dilakukannya empat kali amandemen UUD, yang notabene merupakan salah satu tuntutan reformasi pada waktu, maka peran dan partisipasi daerah semakin dituntut dalam pembangunan nasional.

Bahwa otonomi diberikan kepada pemerinah daerah untuk mengurus daerah masing-masing dengan tetap memperhatikan pendelegasian kewenangan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Pemaknaan pemerintah daerah ini semakin diperkaya dalam stuktur ketatanegaraan pasca amandemen, yakni dengan ditempatkannya Kepala Daerah (Bupati/Walikota/Gubernur) sejajar dengan DPRD sebagai satu kesatuan pemerintahan di daerah.

Karena itu maka perlu adanya sinergisme horizontal di daerah antara DPRD dan Pemerintah Daerah, dalam hal ini terutama untuk konteks Kota Sorong, sebagai kota yang sudah sangat berkembang dan maju dan menjadi sebagai salah satu metropolitan di Propinsi Papua Barat.

Selain itu Sorong juga merupakan kota Hub-Pariwisata untuk wilayah Sorong Raya.
Setelah penyampaian materi oleh Michael Wattimena, maka masyarakat yang hadir diberikan kesempatan utuk merespon dengan menyampaikan pertanyaan maupun aspirasi mereka.