Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Palang PT. GAK NIKKEL, Karyawan Lokal Menolak Dioutsourcing

0 133

Waisai, TN- Masyarakat dan karyawan lokal kampung Gak, distrik Waigeo Barat Kepulauan, Raja Ampat Papua Barat, melakukan pemalangan terhadap PT. GAK NIKKEL. Perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan ini, sudah dipalang sejak, Minggu (3/2) lalu.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini dari sumber yang tidak bersedia menyebutkan namanya, mengatakan telah terjadinya pemalangan dikarenakan adanya kebijakan manajemen perusahaan (PT.GAG NIKKEL) yang akan mengalih status karyawan melalui PT.OMI (Penyalur Tenaga Kerja.red) menjadi tenaga Outsourcing.

Lokasi perusahaan PT.GAK Nikkel dipalang menggunakan bambu yang diikat tali kain berwarna merah. Foto istimewa.

Menurut informasi, hingga berita ini ditayangkan, pemalangan di area PT.GAK NIKKEL di kampung Gak distri Waegio Barat Kepulauan, belum dibuka alias masih ditutup oleh warga, lantaran belum adanya kesepakatan antara karyawan lokal, masyarakat dengan pihak manajemen perusahaan, sehingga perusahaan belum bisa beraktifitas.

Masyarakat dan karyawan lokal dari kampung Gak, kemudian mengajukan 5 tuntutannya kepada pihak manajemen perusahaan, diantaranya;

Mereka harus tetap bekerja di PT.GN (GAG NIKKEL); Menolak dengan tegas dialihkan sebagai tenaga Outsorsing melalui PT.OMI; PT.GN harus melatih putra putri lokal untuk menempati posisi-posisi penting di PT GN; PT. GN harus memberikan fasilitas merata terhadap seluruh karyawan; dan Apabila PT GN tidak memenuhi pernyataan sikap tersebut, maka semua kegiatan dihentikan sementara sampai ada kesepakatan bersama.

Untuk membenarkan kejadian tersebut, media ini berusaha mengkonfirmasinya, melalui pesan singkat WhatsApp langsung ke Bagiah Humas PT. GAK NIKKEL, Rudy, Jumat (8/2). Namun hingga berita ini ditayangkan, pesan tersebut belum dibalas oleh yang bersangkutan.(*)

Anda mungkin juga berminat