Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Manokwari dan Sorong Raya Rawan Konflik, Ancaman Teror Jangan Dianggap Enteng

0 259

MANOKWARI,TN- Wakil Kepala Kepolisian Daerah (WAKAPOLDA) Papua Barat, Kombes Pol Drs Tatang mengatakan, wilayah Manokwari dan Sorong Raya termasuk daerah rawan konflik sesuai hasil pemetaan intelejen.

“Kita juga sudah punya pemetaan daerah rawan konflik dalam perayaan Natal dan Tahun Baru nanti Ya, Wilayah Manokwari dan Sorong Raya berpotensi sangat besar” kata Wakapolda Papua Barat kepada Awak Media di Lapangan Borasi, Kamis (21/12/2017)

Wakapolda mengaku, pihaknya sudah memprediksi ada ancaman teror, karena itu harus diantisipasi jangan dianggap Papua Barat tidak ada ancaman teror, jangan sampai kita underestimate sehingga tidak terjadi kecolongan tetap diwaspada ini.

Wakapolda Papua Barat, Kombes Pol Drs Tatang saat diwawancarai awak media
Wakapolda Papua Barat, Kombes Pol Drs Tatang saat diwawancarai awak media

Untuk mengantisipasi dugaan teror pada saat perayaan ibadah natal 25 Desember 2017, Polda Papua Barat telah menyiapkan pasukan khusus anti teror baik dari Satuan Gagana dan pasukan khusus dari TNI.

“Nanti sebelum ibadah perayaaan natal dimulai, kami akan meminta ijin kepada pihak Gereja untuk kami melakukan pemeriksaan didalam tempat ibadah, supaya umat nasrani beribadah dengan aman dan damai” tutur Kombes Tatang.

Untuk mendukung operasi lilin mansinam 2017 serta mewaspadai rawan konflik, Polda Papua Barat membentuk 450 pos pengamanan dan 532 pos pelayanan yang digelar di tempat-tempat keramaian seperti pelabuhan, bandara dan jalur-jalur lalu lintas yang dianggap rawan.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi,S.IK.,M.H didampingi Kabag Ops saat diwawancara awak media
Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi,S.IK.,M.H didampingi Kabag Ops saat diwawancara awak media

Sementara Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi,S.IK.,M.H mengatakan, pihaknya siap melaksanakan pengamanan perayaan Natal 2017 dengan operasi lilin Mansinam 2017

Sebanyak 181 personil Polres Manokwari yang dilibatkan dalam operasi pengamanan Natal 2017 dengan wilayah hukum meliputi tiga Kabupaten yaitu, Manokwari, Mansel dan Pegunungan yang mayoritas masyarakat kristen.

“Semua anggota kita bagi, semua gereja sudah kita petakan, mana yanh harus dilaksanakan patroli tetapi bersifat stasioner, kemudian semua anggota kita pos di gereja-gereja, yang jelas tugas kami memastikan umat nasrani di tiga Kabupaten dalam melaksanakan ibadah itu aman dan nyaman” kata Mantan Kapolres Kaimana itu.

Dansat Brimob Polda Papua Barat, AKBP Jeremias Rontini,S.IK.,M.H
Dansat Brimob Polda Papua Barat, AKBP Jeremias Rontini,S.IK.,M.H

Komandan Satuan Brimob Polda Papua Barat, AKBP Jeremias Rontini,S.IK.,M.H saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mempersiapkan pasukan elite kepolisian ini di Manokwari, Sorong dan Teluk Bintuni masing-masing 1 kompi.

“Sementara tim penjinak bom teror (Jihandak) akan disiagakan di Mako Brimob Batalyon A di Manokwari dan B di Sorong stand by saja jika ada ancaman teror baru kita turunkan” pungkas Dansat.(***)