Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Enam Jam, Fakfak – Karas Terbukti Ditaklukkan

0 4

Fakfak, TN – Usai upacara bendera memperingati HUT PUPR ke 72 yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas PUPR Kabupaten Fakfak pada Senin (4/11) lalu, Bupati Fakfak, Drs. Muhammad Uswanas, M.Si. beserta beberapa pimpinan SKPD dan Pimpinan DPRD yang menumpang belasan mobil tangguh di medan berat, memulai off road, menjajal jalan sepanjang 152 km yang menghungkan Kota Fakfak dan Kampung Malakuli di Distrik Karas.

Perjalanan yang dimulai dari komplek rumah negara pada pukul 11.00 WIT ini, menelusuri jalanan campuran. Dari Kota Fakfak hingga Kampung Waserat, perjalanan masih belum merasakan hambatan, karena jalan ini merupakan jalan aspal yang sudah baik.

Perjalanan “sebenarnya” baru dirasakan ketika rombongan meninggalkan kampung terakhir, yakni Kampung Saharai, Distrik Fakfak Timur. Kendaraan harus digeber, karena perjalanan disuguhi jalan terjal nan menanjak tajam.

Pekerjaan membuka jalan baru ini sendiri, merupakan pekerjaan “uji nyali”, mengingat lokasinya yang memiliki tingkat kesulitan ekstrim. Menembus hutan belantara dengan pohon-pohon berukuran jumbo serta jurang menganga, menjadikan pembangunan jalan ini menjadi sulit. Selain itu, pembangunan jalan yang dibiayai dari APBN dan APBD ini, menyedot dana tidak sedikit.

Dalam pantauan media ini, dari 152 km yang dibangun, hanya sekitar 3 kilometer yang masih harus dipadatkan, agar perjalanan lebih mudah. Di beberapa titik, rombongan off road harus ekstra hati-hati, karena jalanan yang licin dan bisa menjebak kendaraan, menanjak dan menukik tajam, serta “ancaman” jurang. Hal ini juga diakui oleh Bupati Fakfak.

“Tadi kita temui, sekitar 3 km ada jalan yang masih berlumpur. Jalan ini memang posisinya kurang mendapat sinar matahari karena terlindung pohon-pohon besar dan sering hujan, sehingga masih perlu pengerasan. Namun saya optimis, beberapa bulan lagi, pengerasan sudah bisa menghasilkan jalan yang baik dan mudah dilalui,” ujar Bupati. “Tentu pemerintah akan terus meningkatkan mutu jalan, sehingga nantinya, dari Fakfak ke Karas bisa ditempuh dengan cepat,” lanjutnya.

Pukul 17.00 WIT, rombongan off road memasuki Kampung Malakuli, Distrik Karas. 6 jam perjalanan darat yang memacu hormon andrenalin, usai sudah.

Jalan yang menghubungkan Kota Fakfak ke  Karas ini, diharapkan mampu membuka Karas menjadi daerah yang terhubung transportasi darat, sehingga menjadi lebih mudah dijangkau dari kota serta daerah-daerah lainnya. Selama ini, menuju dan dari Karas, hanya dapat dijangkau dengan transportasi laut, yang tentu menyimpang halangan dan tantangan tersendiri.

Bupati Fakfak, Drs. Muhammad Uswanas, M.Si. dalam kesempatan ini, selaku Ketua Majelis Pembina Cabang atau Kamabicab, membuka Kemah Bhakti ke 2 Gerakan Pramuka Kwatir Cabang Fakfak. Perkemahan yang diikuti ratusan anggota Pramuka dari siaga hingga pandega ini, akan mengerjakan beberapa kegiatan bhakti sosial di Karas. (wah)

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: