Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

DPRD Tambrauw Pertanyakan Proyek Peningkatan Ruas Jalan

0 0

Manokwari,TN– Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tambrauw, Frengky Baru,A.md, Pd mempertanyakan proyek peningkatan ruas jalan dari Megah ke Sausapor dan Megah ke Fef.
Menurut Frengky, pihaknya telah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk 2017 pada bulan Desember 2016 lalu, dimana legislatif telah mengalokasikan dana senilai Rp 9 milyar untuk pembangunan peningkatan ruas jalan dari Megah ke Sausapor.
Sementara pembangunan peningkatan ruas jalan dari Megah ke Fef, ibukota Kabupaten Tambrauw, telah dialokasikan dana sebesar Rp 20 milyar lebih, namun sudah sekitar 6 bulan proyek fisik yang dibiayai milyaran rupiah itu belum direalisasikan oleh pihak eksekutif.
“Sedangkan kondisi jalan dari Megah ke Sausapor dan Megah ke Fef sangat hancur, menimbulkan korban, kenderaan yang melintasi jalan itu rusak akibat kerusakan jalan itu” kata Wakil Ketua DPRD Tambrauw, Frengky Baru kepada Teropong News melalui telpon celulernya, Rabu (17/05/2017)
Politisi muda Partai NasDem itu mengatakan, sangat tidak setuju dengan kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tambrauw yang memberikan persyaratan kepada pihak ketiga untuk mengerjakan proyek peningkatan kedua ruas jalan tersebut.
Birokrasi pengurusan persyaratan surat-surat pihak kontraktor yang sangat berbelit-belit sehingga sudah 6 bulan tidak ada pembangunan peningkatan ruas jalan itu.
“Proses pekerjaan harus cepat karena kami DPRD yang selalu dikritik masyarakat, katanya tidak ada perhatian kepada mereka padahal anggarannya kita sudah tetapkan dalam APBD induk 2017, tinggal eksekutif yang tidak mengerjakan tanpa alasan yang jelas” ungkapnya.
Frengky mendesak agar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tambrauw harus sudah mulai mengerjakan pekerjaan fisik tersebut dalam dua minggu kedepan agar membantu akses jalan bagi masyarakat.
Jika tidak dilaksanakan maka, Bupati Tambrauw yang akan dilantik Senin (22/05/2017) segera menggantikan kepala dinas PU karena dinilai tidak mampu melakukan proses administrasi pekerjaan fisik ruas jalan tersebut.
Sementara itu Pj Bupati Kabupaten Tambrauw, Elisa Sroyer,S.Sos,M.Si hingga berita diterbitkan belum bisa dikonfirmasi terkait kritikan Wakil Ketua DPRD Tambrauw ini.(***)

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: