Bupati Faris Jadi Irup TMMD Kodim 1704 di Raja Ampat 

0
56

Waisai, TN – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-99 Kodim 1704/Sorong Tahun 2017. Pembukaan Upacara berlangsung di Kampung Kaliam Distrik Salawati Barat. Selasa, (04/07). Selain Kampung Kaliam, kegiatan tersebut juga dilakukan di Kampung Pam Distrik Waigeo Barat Kepulauan Kabupaten Raja Ampat. 

Kegiatan yang bertajuk, “Dengan semangat kemanunggalan TNI dan Rakyat kita percepat pembangunan di Daerah. Guna meningkatkan kesejahteraan Masyarakat serta menjaga keutuhan NKRI”. Dihadiri oleh,  Danrem Sorong,  Dandim,  Bupati Raja Ampat, Danyon Brimob, pejabat TNI AL. 

Dalam arahannya sebagai inspektur upacara, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE mengatakan, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ke-99 bukan hanya berdampak positif bagi pembangunan fisik, tetapi juga mendukung perecepatan pembangunan di Kabupaten Raja Ampat. 

“Selain Pembangunan fisik, TMD juga bisa menumbuhkan rasa nasionalisme kepada masyarakat. Harapan kami dengan kegiatan ini, bisa membawa masyarakat dari yang tadinya pasif menjadi aktif. Baik untuk kepentingan keluarga, kampung, daerah bahkan bangsa dan negara”, Ujar AFU sapaan akrab Bupati.

Lanjut Bupati, bahwa pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat mengapresiasi serta memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tentara Nasional Indonesia yang sudah memberikan sumbangsi, serta  bergotong royong bersama masyrakat dan pemda  dalam membangun kabupaten Raja Ampat. 

Untuk diketahui bahwa kegiatan TMMD dimulai dari 4 Juli samapi dengan 2 Agustus 2017, atau selama 30 hari. Kegiatan tersebut dipusatakan di dua lokasi, diantaranya Kampung Kaliam Distrik Salawati Barat, serta Kampung Pam Distrik Waigeo Barat Kepulauan. Dengan kegiatan fisik diantaranya pembangunan 12 unit rumah layak huni, 6unit di Kampung Kaliam, 6unit di Kampung Pam. Selain 12unit rumah layak huni, ada juga pembuatan pos kamling, pembangunan 4unit MCK, perbaikan tambatan perahu, serta perbaikan saluran air bersih. 

Kegiatan tersebut bukan hanya fisik, tetapi juga non fisik diantaranya, Penyuluhan bela negara, penyuluhan Kamtibnas, penyuluhan kesehatan, penyuluhan perikanan dan kelautan, penyuluhan kehutanan, serta pemutaran film perjuangan dan pembangunan. (*)

Tinggalkan Komentar