Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Nasib 8 ASN Mantan Koruptor Di Maluku Diujung Tanduk

0 32

Ambon, TN – Nasib delapan dari sepuluh nama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi di ujung tanduk.

Pasalnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku akan memproses pemecatan terhadap delapan ASN tersebut.

Delapan nama yang belum diungkapkan ke publik ini diterima dari Pengadilan Negeri Ambon, Kota Ambon, Maluku, pada Rabu 6 Februari 2019. Mereka kini dalam proses pemecatan.

“Delapan sudah kami terima dari PN Ambon sejak kemarin (Rabu). Sementara dua orang lainnya belum,” kata Plt Kepala BKD Provinsi Maluku, Donald Saimima kepada wartawan di Ambon, Jumat (8/2).

Saimima mengaku, Pengadilan Negeri Ambon baru mengabulkan permintaan BKD terkait permintaan berkas mantan napi yang pernah divonis bersalah sebagai koruptor tersebut.

Dia mengaku, meski delapan nama eks koruptor sudah diterima, namun pihaknya masih perlu melengkapi sejumlah data lainnya.

“Delapan itu masih ada beberapa hal yang belum lengkap, dan perlu kami lengkapi. Seperti putusan kasasi. Kan inkrahnya kasasi, itu nanti yang akan kita koordinasi lagi,” ujarnya.

Berkas delapan nama yang diperoleh, kata Saimima selanjutnya akan dipelajari, dan dikaji kembali oleh bagian hukum. Sedangkan dua nama yang belum diterima, Saimima mengaku pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Pengadilan Ambon.

“Untuk dua berkas lainnya yang belum diperoleh, kita tetap akan terus berkoordinasi dengan Pengadilan,” tandasnya.

Sekedar tahu, untuk Provinsi Maluku sendiri, terdapat 10 nama mantan koruptor. Sebagaimana surat keputusan bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafrudin, dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, para mantan PNS Koruptor ini akan dipecat. Setidaknya di Indonesia terdapat 2.357 PNS bekas napi korupsi.(*)

Anda mungkin juga berminat