Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Masalah Miras, FKUB Tambrauw Minta Polisi Lebih Tegas Melakukan Penertiban

0 24

Sausapor, TN – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tambrauw, Ferdinand Mofu meminta agar pihak kepolisian lebih tegas dalam penertiban peredaran minuman keras (miras) menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru. Dirinya menyampaikan hal tersebut usai kegiatan tatap muka FKUB beberapa tokoh masyarakat, Rabu (6/12).

Disampaikan oleh Ferdinand saat ditemui Teropong News, setiap menjelang Natal dan Tahun Baru sering terjadi konflik antar masyarakat akibat pengaruh miras. Menurutnya masalah yang terjadi akibat miras bisa saja mengganggu warga yang sedang melaksanakan ibadah Natal.

“Selama ini memang kita seringkali menghimbau warga agar mengurangi konsumsi miras, tapi himbauan saja kan tidak cukup. Kami meminta agar pihak kepolisian juga memberi dukungan dalam bentuk penertiban yang lebih tegas,” jelas Ferdinand.

Tidak hanya itu, beberapa tokoh agama yang hadir saat itu juga menyampaikan agar pengusaha yang menjual miras juga dilakukan penertiban. Hal tersebut menurut pengakuan tokoh-tokoh agama bahwa saat miras tidak hanya dikonsumsi oleh orang dewasa, namun sudah banyak pula anak-anak dibawah umur yang sudah mulai mengkonsumsi minuman beralkohol tersebut.

“Kami sudah sering sekali melihat ada sekelompok anak kecil berkumpul di tepi pantai Sausapor mengkonsumsi miras. Walaupun mereka juga ada dibawah pengawasan orang tua, tetapi kami minta agar pihak kepolisian juga dapat mengambil tindakan tegas,” tutur salah satu peserta kegiatan.

Oleh karena itu khusus bagi para penjual minuman keras, FKUB meminta untuk lebih membatasi penjualan produk minuman beralkohol terhadap konsumen. Tujuannya agar tidak diedarkan kepada anak-anak dibawah umur dan oknum yang pernah memiliki catatan kriminal akibat pengaruh miras.

Walaupun demikian, pihak Polsek Sausapor sebelum pernah menyampaikan angka tindakan kriminal yang terjadi akibat miras di tahun 2018 telah menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Diharapkan pada puncak perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, warga dapat melewatinya dengan kondisi keamanan yang lebih baik.