Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kunker ke Polda PB, Kedubes AS  Tanya Soal Kamtibmas dan Keagamaan

0 1

MANOKWARI,TN- Kedutaan Besar Amerika, Mrs Meredith mengunjungi Polda Papua Barat dalam rangka mengetahui situasi dan kondisi masyarakat Daerah ini dibidang keamanan.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol. Drs. Martuani Sormin Siregar, M.Si didampingi pejabat utama Polda Papua Barat menerima kunjungan Kedubes Amerika Mrs. Meredith Champlin, Senin (17/07/2017) pukul 09.00 WIT di ruang kerja Kapolda.

Dalam pertemuan itu, Mrs Meredith menanyakan beberapa hal seperti kondisi masyarakat Papua Barat secara umum,  gangguan kamtibmas ada serta bidang keagamaan.

Kapolda, Brigjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar,  M.Si menjelaskan, kasus korupsi menjadi masalah serius yang terjadi di Kabupaten/Kota di wilayah hukum Polda Papua Bara.

Sedangkan untuk kegiatan kelompok-kelompok separatis atau radikal di wilayah Papua Barat selama ini tidak terjadi.

“Wilayah hukum Papua Barat secara umum aman, kami telah menangani berbagai kasus seperti curanmor, jambret,  laka lantas, narkoba dan asusila, untuk kasus kecelakaan lalu lintas berhasil kami tekan yakni dengan cara mengurangi peredaran miras dimasyarakat” tutur Jenderal Polisi bintang satu berdarah batak itu.

Lanjut Kapolda, mengantisipasi masuknya ISIS di Papua Barat secara fisik tidak nampak, namun menurut pemikiran orang kelompok ini ada, aparat penegakan hukum tetap menjaga ketat karena sel-sel ISIS pasti ada.

Kapolda memaparkan juga, bahwa dalam dua bulan belakangan ini di wilayah Kabupaten Manokwari dan sekitarnya kasus tindakan kriminalitas yang menonjol adalah pencurian motor,  70 motor sedangkan kasus Jambret, penodongan sudah sangat berkurang.

Salah satu faktor yang menjadi penyebab laka lantas tinggi adalah konsumsi miras.  Home industri diolah menjadi alkohol namun telah disita 3500 liter dan dimusnahkan sehingga dapat mengurangi angka kriminalitas.

“Kasus lain seperti asusila termasuk kasus pemerkosaan terhadap anak kecil dan telah menjadi sorotan nasional karena pelakunya mengkonsumsi alkohol” ungkapnya

Martuani menambahkan, masalah keagamaan di Papua Barat sangat baik, toleransi antar umat beragama saling dijaga dan hormat menghormati sehingga tidak ada menimbulkan tindakan kriminal.

“Papua Barat tidak ada pelanggaran hak asasi manusia Papua Barat lebih maju dari pada papua Kepemilikan tanah menjadi sumber konflik”ujarnya.(***)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: