Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

LP3BH Sesalkan Terdaka Yoman Diborgol Saat Sidang

0 217

Manokwari,TN- Direktur LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy,S.H sesalkan sikap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Nabire yang membiarkan terdakwa kartu kuning, Yogor Telenggen alias Yoman diborgol tangannya saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Manokwari, Jum’at (8/2).

Sebagai Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Papua, Yan Warinussy menilai pengamanan terhadap Terdakwa Kartu Kuning Yoman alias Yogor Telenggen sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) pihak petugas keamanan dari Satuan Brimob Polda Papua Barat.

Sayangnya, saat sidang dimulai ketika Ketua Majelis Hakim Sonny B.Laoemoery, SH, MH sudah membuka sidang, terdakwa masih duduk dengan tangan dalam keadaan diborgol.

“Saya melihat telah terjadi pelanggaran serius terhadap hak-hak terdakwa KKY alias YT sebagai diatur dalam pasal 154 ayat (1) UU RI No.8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)” kata Yan Warinussy.
Lebih lanjut Yan menjelaskan, selengkapnya pasal 154 ayat (1) KUHAP tersebut berbunyi : hakim ketua sidang memerintahkan supaya terdakwa dipanggil masuk dan jika ia dalam tahanan, ia dihadapkan dalam keadaan bebas.

Apalagi dalam persidang tersebut di surat dakwaan yang dibaca oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arnolda Awom, SH terdakwa tidak ditahan, karena sudah divonis pidana seumur hidup di PN Jayapura sebelumnya.

“Hal ini menurut pandangan saya dari sisi HAM yang menjadi roh dari KUHAP agar perlu mendapat perhatian dari JPU dan pihak keamanan” pungkasnya.(*)

Anda mungkin juga berminat