Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Satu Tahun Pimpin Telbin, Pit-Matret Prioritas Bansos

0 0

Manokwari,TN- Menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni periode 2016-2021, Ir Petrus Kasihiuw,M.T – Matret Kokop,S.H, bantuan sosial sudah mulai dinikmati masyarakat setempat.

Meski pada saat dilantik sebagai kepala daerah pada tanggal 17 Juni 2016 lalu, APBD induk 2016 Kabupaten Teluk Bintuni telah ditetapkan lembaga legislatif setempat, sehingga Pit-Matret hanya mengawal program pemerintah yang sudah ada.

Namun pada penetapan APBD Perubahan Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2016, Bupati dan Wakil Bupati mempunyai kewenangan untuk mengangarkan.

“Program yang kita anggarkan itu lebih fokus pada kegiatan yang sifatnya bantuan sosial dibidang kesehatan, pendidikan, kemasyarakatan dan dana padat karya” Kata Bupati Teluk Bintuni dalam keterangan persnya kepada wartawan di Manokwari, Senin (05/06/2017)

Menurut Bupati Bintuni, dana padat karya ditempatkan pada Dinas Pekerjaan Umum dengan rincian Rp 900.000.000/ Distrik, dimana Kabupaten Teluk Bintuni membawahi 24 Distrik.

“Program dana padat karya ini digulirkan dengan harapan, mengurangi hasil kajian BPS bahwa Teluk Bintuni termasuk daerah termiskin kedua di Papua Barat” papar Bupati.

Ironisinya, selama Kabupaten Teluk Bintuni terbentuk APBD daerah ini tertinggi di Provinsi Papua dan Papua Barat, kemudian sumber daya alamnya melimpah, tetapi banyak orang miskin di daerah penghasil tambang gas itu.

Karena itu kata Pit Kasihiuw, kedepab pihaknya akan menggunakan konsep “membangun manusia” artinya bukan membangun fisik saja tetapi manusianya agar bisa masyarakat sejahtera.

Sedangkan untuk APBD induk tahun 2017 ini, Pit-Matret menggulirkan program bantuan keagamaan, sesuai janji politiknya bahwa 10 % dari pendapatan Kabupaten Teluk Bintuni dialokasikan untuk kegiatan keagamaan.

“Intinya bahwa sejak saya dan Pak Matret dilantik sebagai kepala daerah Teluk Bintuni meski terlambat dilantik tapi kita kerja 3 perda penting yaitu Perda tentang OPD, Perda tentang RPJMD 2016-2017 dan Perda tentang APBD 2017” pungkasnya.(***)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: