Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pemprov Gandeng UGM Susun RPJMD PB 2017-2022

0 2

MANOKWARI,TN- Untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Barat tahun 2017-2022, Pemerintah Provinsi Papua Barat (Pemprov) Papua Barat gandeng Universitas Gaja Mada Yogyakarta.

Rapat persiapan penyusunan RPJMD ini diikuti seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan dibuka langsung oleh Gubernur, Drs Dominggus Mandacan didampimpingi Wagub, Sekda serta ketua tim UGM di ruang rapat kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (13/06/2017)

Dalam sambutannya, Dominggus menjelaskan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat terpilih sebagai acuan untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022

“Melalui kesempatan yang ada kita manfaatkan melalui program kerja yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat yang ada di Papua Barat, dengan program ini dapat membuka isolasi daerah” kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.
Melalui RPJMD, membuka isolasi daerah antar Kabupaten/ Kota maka program pembangunan infrastruktur dapat mengikuti hingga masyarakat menggapai kesejahteraan.

Pimpinan OPD dilingkungan Pemprov Papua Barat mengikuti Rapat Pembukaan Persiapan Penyusunan RPJMD Papua Barat 2017-2022 di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (13/06/2017)

Menurutnya, selain arahan terkait penyusunan RPJMD, Gubernur juga menekankan tentang penyerapan anggaran dalam APBD Papua Barat tahun 2017 yang sangat minim (16 %) supaya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat meningkatkan dalam 4 bulan sisa ini.

“Kami juga mengevaluasi program 2017 yang sampai saat ini belum berjalan, bulan akhir juli semua sudah eksen di lapangan, masih 4 bulan bisa maksimalkan proyek-proyek fisik baik di APBD induk maupun APBD-P 2017” pungkasnya.

Dominggus menandaskan, dalam RPJMD 2017-2022 ini juga dimasukan program pemerintah pusat seperti Kereta Api dan Tol Laut, “Saya pikir program ini sudah dicanangkan dari pemerintah pusat dan tinggal pelaksanaan saja” tandasnya.
Untuk program keretapian kata Mandacan, lagi dalam kajian-kajian lokasi, seperti dari Manokwari ke Sorong, diharapkan dalam waktu dekat mulai dibangun terminal.

Selain itu, masalah tapal batas antar Kabupaten/ Kota menjadi salah program prioritas dalam RPJMD Papua Barat 2017-2022, hal ini ini juga sudah disampaikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dominggus Mandacan – Mohammad Lakotani pada masa kampanye pilgub.

Rapat persiapan penyusunan RPJMD Provinsi Papua Barat 2017-2022 bersama tim UGM di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (13/06/2017)

Sehingga Dominggus Mandacan dan Mohammad Lakotani berjanji akan menyelesaikan janji-janji politik termasuk tapal batas ini, supaya tidak membingungkan masyarakat.

Mengingat beberapa distrik dan Kampung yang ada dua pemerintahan Kabupaten/ kota, hal ini membuat masyarakat bingung jika ada bantuan layanan masyarakat dari pemerintah daerah.

Dalam menyusun program kerja tim akademisi dari Universitas Gaja Mada (UGM) dibagi ke setiap OPD untuk masukan dalam RPJMD. (***)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: