Ayomi : Teluk Wondama Bagai Kapal Tanpa Nahkoda

0
120
Aktivis Peduli Pembangunan Teluk Wondama, Ulys Ayomi

Manokwari, TN– Aktivis peduli pembangunan di Kabupaten Teluk Wondama menilai penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Teluk Wondama sejak dilantiknya Bupati dan Waki Bupati setempat pada bulan Februari 2016 lalu hingga saat ini proses pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan mengalami kemunduran yang luar biasa. Hal ini dikatakan Ulys Ayomi, Jum’at (16/6/2017).
Dikatakan Ayomi, kondisi nyata yang terjadi saat ini di Kabupaten Teluk Wondama dampak dari mati surinya penyelenggaraan pemerintahan berdampak pada lumpuhnya perekonomian masyarakat sehingga peredaraan uang di Daerah tersebut rendah.
“hal ini terbukti dari 99,9 % masyarakat mengeluh karena sulit mencari dan mendapatkan uang karena Bupati dan Wakil Bupati lebih berpihak pada kontraktor di luar Daerah sehingga APBD 2016 habis dibawa keluar Daerah”, ungkapnya.
Lebih lanjut Ayomi mengatakan, para aktivis dan masyarakat menilai jika Bupati dan Wakilnya, sering diintervensi oleh tim sukses pilkada 2015, sehingga beberapa kebijakan yang diambil dinilai cacat hukum. “Ada penunjukan langsung beberapa proyek TA 2016 yang nilainya di atas 1 milyar”, imbuhnya.
Bahkan, lanjut dia, proses pengangkatan pejabat eselon II, III dan IV tanpa melalui uji kompetensi dan panitia seleksi untuk eselon II”, bebernya sembari menyampaikan keluhan masyarakat bahwa Bupati lebih banyak meninggalkan Wondama untuk perjalanan Dinas disbanding melakukan pelayanan layaknya Pemerintahan yang merakyat. (***)

Tinggalkan Komentar