APBD Macet, Pelkes di Kaimana Tetap Jalan

0
87
Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Arifin. Sirfefa, SKM,MM

Kaimana,TN– Sudah  5 bulan berjalan di Tahun 2017 yakni dari Bulan janiari – Mei , sejumlah Program dari Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Kaimana yang termuat dalam Dokumen Anggaran Pendapatan Belanja daerah(APBD) belum juga berjalan.

Walupun hal itu belum berjalan sebagaimana yang di harapkan, tetapi menyangkut dengan pelayanan public, harus tetap berjalan.

PLT, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Arifin, Sirfefa, SKM.MM dalam keteranganya kepada waratawan koran ini diruang kerjanya Sabtu(20/5/2017) mengatakan yang namanya dengan pelayanan kesehatan (Pelkes) harus tetap berjalan.

“ Yang kita takutkan itu obat, tetapi namanya pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat harus tetap layani,  baik di PUSKESMA, RSUD dan Pustu selaku garda Terdepan. dan saya juga sudah pangil mereka yang tenaga kesehatan yang ada di kampung, karena mereka rata-rata tenaga kontrak saya katakan kepada mereka untuk tetap lakukan pelayanan walupun gaji kalian belum dibayarkan, karena pekerjaan kasih yang kalian nilainya besar dimata Tuhan.” Imbuhnya.

Sampai dengan saat ini, lanjut dikatakan, untuk stop obat sudah mulai menipis” stok memang sudah berkurang, saya sudah perintahkan kepada staf untuk segera buat pengajuan untuk saya bisa meghadap ibu sekda dan laporakan tentang hal ini” ujarnya.

Sampai dengan saat ini pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat umum masih tetap berjalan normal seperti biasanya” meskupun belum ada APBD pelayanan Harus tetap jalan, makanya saya sering tidak dikantor kebanyak turun ke lapangan untuk memberikan semangat kepada petugas kesehatan di Distrik dan di Kampung, kalau tidak begitu ini akan fatal” tambahnya seraya berharap DPA untuk bisa segera dibagiakan sehingga pelayanan pembanggunan di kabupaten kaimana bisa berjalan baik.

Menangapi belum berjalan program APBD Tahun 2017 Ketua Karang Taruna Kabupaten Kaimana, Brian Rumi, harapkan kepada pemerintah daerah untuk menyikapi hal ini secara baik.

“ Kita Tahu bersama bahwa perputaran Ekonomi di Kabupaten Kaimana, hanya mengandalkan Stimulan dari APBD, karena memang tidak ada investor yang bisa mengerakan perekonomian tidak seperti di sorong hari ini pemerintah mau tahan APBD, perekonomian tetap berjalan karena banyak investor yang menanamkan modalnya. Jadi saya harapkan agar pengambil kebijakan bisa membagikan kue pembanggunan sehingga roda pemerintahan ini bisa berjalan baik dan ada pembanggunan, apalagi ini besok akan ada iven Pesparawi se tanah Papua dan Papua barat di Kaimana pada Bulan september 2017 mendatang” ujarnya.

Sementara menyoal keterlambatan pembangian DPA kepada SKPD karena ada beberapa persoalan yang telah mengangu jalannya pemerintahan, Menurut Brian semuanya kembali kepada pengambil kebijakan” masyarakat sekarang ini sudah pintar, sekarang mau atau tidak APBD ini dijalan itu kembali kepada beliau berdua sebagai eksekotornya, mari kita bergandengan tangan untuk membanggun negeri ini seperti yang ditanamkan leluhur kita dulu” tambahnya.(*)

Tinggalkan Komentar