Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

117 Calon Anggota MRPB Ikut Tes Akademik, 2 Tak Hadir

0 0

MANOKWARI,TN- Sebanyak 117 dari 119 calon anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat yang mengikuti tes akademik di aula Hotel Valdos, Manokwari, Senin (19/06/2017)

Sementara dua calon anggota MRPB dinyatakan gugur karena tidak mengikuti tes akademik, mereka adalah Amos Muid dengan nomor kursi 034 dari Kabupaten Pegunungan Arfak, Kemudian Lukas Agustinus Surbay dari Kabupaten Kaimana, keduanya sama-sama dicalonkan dari pokja adat.

“Mereka gugur karena tidak hadir dalam tes akademik yang dimulai pada pukul 10.00 WIT, padahal mereka itu adalah bagian dari 119 orang yang lulus psikotes” kata Juru bicara Pansel, Filep Wamafma,S.H,M.Hum kepada wartawan usai memberikan penjelasan kepada para peserta tes, Senin pagi.

Ketua Pansel Seleksi Calon Anggota MRPB, Obet Ayok menyerahkan dokumen soal kepada Tim Polda untuk melaksanakan tes akademik calon anggota MRPB di Aula Hotel Valdos, Manokwari, Senin (19/06/2017)

Kata Filep, setiap peserta yang dinyatakan lulus seleksi psikolog harus hadir karena pelaksanaan tes akademik sangat penting sekaligus bagaian dari psikotes.

“Tes tertulis merupakan bagian dari psikotes, dimaksudkan untuk memilah dengan baik daj selektif calon anggota MRPB yang benar-benar berkwalitas dan sesuai dengan hasil psikotes, jadi apabila ada peserta yang tidak hadir maka dinyatakan gugur”tegas Filep.

Jubir pansel mengatakan, terkait dengan materi tes tertulis, soal telah disiapkan dari pansel dibantu dari tim Polda Papua Barat sebagai pelaksana, sementara waktu yang disediakan peserta untuk mengerjakan soal selama 180 menit.

Peserta calon anggota MRPB mengikuti seleksi tes akademik di aula hotel Valdos,Manokwari, Senin (19/06/2017)

120 menit pertama untuk tes pengetahuan umum, sedangkan 60 menit untuk pengetahuan khusus, kemudian soal disajikan dalam bentuk multiple choice dan essay

Materi pengetahuan umum diambil dari kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Agama, wawasan kebangsaan, sedangkan Pengetahuan khsus ditanya soal pemahaman tentang otsus, politik, adat dan sosial budaya yang berhubungan dengan papua.

Ketua STIH Manokwari ini menambahkan, setelah peserta selesai mengikuti tes tertulis, Pansel akan menyerahkan menyerahkan kembali berkas untuk dilengkapi “jika peserta tidak bisa melengkapi maka dinyatakan gugur.

Tes akademik ini dibuka oleh Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani,.S.H, M.Si yang diwakili Asisten 1 Setda Papua Barat, Drs Musa Kamudi,M.Si.

Dari data yang dihimpun Teropong News, peserta yang terdaftar mengikuti seleksi tes akademik, pokja adat 38 orang, pokja perempuan 37 orang dan pokja agama 44 orang.(***)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: