Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kuasa Hukum keluarga Alm. Brigpol YS Akan Melapor Ke Mabes Polri  

0 366

Sorong, TN –  Osner Johnson Sianipar selaku Kuasa Hukum keluarga Brigpol YS, Anggota Brimob Den B Pelopor Sorong yang ditemukan tewas di dalam rumahnya di Jalan Bambu Kuning, KM.12 Kota Sorong pada 29 Agustus 2018 lalu menegaskan, akan membawa kasus kasus kematian Brigpol YS ke Mabes Polri.

“Kalau dari pihak keluarga menganggap masih ada kejjanggalan ataupun kecurigaan, serta lambatnya kasus tersebut ditangani, saya tidak segan-segan laporkan kasus ini ke Mabes Polri,”tegas Osner, didampingi keluarga almarhum Brigpol YS, usai menyambangi Mapolres Sorong Kota, Rabu (13/02).

Dikatakan Osner, selaku kuasa hukum, dirinya akan maksimal mendorong dan mengawal perkara tersebut sampai terungkap, apa yang sebenarnya menjadi penyebab kematiann almarhum Brigpol YS.

“Kemarin dari pihak penyidik telah bertolak ke Jakarta untuk meminta keterangan dari anak korban. Kami bersyukur, pengungkapan kasus tersebut naik dari lidik menjadi sidik, setelah penyidik mendengar keterangan dari anak korban,”beber Oner.

Walau anak korban masih berusia enam tahun, Oner menjelaskan, anak korban merupakan saksi kunci. Osner meminta Penyidik untuk terus mengorek informasi dari anak dari almarhum Brigpl YS, karena anak tersebut mendengar, melihat, dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Osner menerangkan kalau dari hasil pengamatannya, ada dugaan kalau Brigpol YS tewas akibat dibunuh.

“Logikanya saja, masa ada seseorang yang tidak berteriak atau minta tolong ketika melihat ada orang tewas akibat gantung diri. Dan malah menurunkan orang yang gantung diri itu sendirian. Itu salah satu faktor yang membuat kami curiga,” sambung Osner.

Sebelumnya, guna memastikan penyebab kematian Brigpol YS, Ditreskrimum Polda Papua Barat bersama Sat Reskrim Polres Sorong Kota, Selasa (23/10) melakukan pembongkaran terhadao makam Brigpol YS di Tempat Pemakaman Umum (TPU) KM. 10 Masuk, kota Sorong.

Pembongkaran makam untuk dilakukan Otopsi itu, berdasarkan permintaan keluarga almarhum yang merasa kematian almarhum tidak wajar dan memiliki kejanggalan.

Anda mungkin juga berminat