Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

KKSB Kembali Serang Tim Patroli TNI di Mapenduma

0 28

JAYAPURA, TN –  Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), menyerang Tim Patroli TNI di Distrik Mapenduma tepatnya sekitar lapangan terbang, Kamis (31/1/2019). Akibatnya, Prada Laode Majid menderita luka tembak pada bahu kanan.

“Ya, informasi tadi pagi KKSB menyerang saat tim  sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar Pos untuk memastikan situasi terkini di Mapenduma pasca terjadinaya penyerangan di Lapangan Terbang (Lapter) Mapenduma beberapa waktu lalu saat rombongan Bupati mengantar logistik bantuan sosial ke Mapenduma,” kata Kapendam XVII/ Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi.

Serangan tembakan itu, kata Kapendam terjadi sekitar pukul 08.55 WIT. Dimana tim patroli 

mendapat serangan oleh kelompok KKSB. Diduga kuat pelaku penyerangan ini terindikasi pimpinan Egianus Kogoya, mereka menyerang dari arah ketinggian depan dan dari samping kiri-kanan. 

” Tembakan berasal dari berbagai sudut, hingga akhirnya Tim Patroli TNI berusaha membalas tembakan untuk mencari perlindungan alam yang ada,” kata Kapendam menambahkan 

Dari keterangan anggota di lapangan, kata Kapendam, luka yang dialami Prada Laode lantaran terkena tembakan saat awal penyerangan. 

Tim Patroli lantas membalas serangan KKSB dan melakukan pengejaran ke tempat kedudukan KKSB. Dimana saat penyisiran, tim patroli menemukam  beberapa bercak darah. 

“Diindetifikasi bercak darah tersebut berasal dari KKSB juga ada yang terkena tembakan,” kata Kapendam menambahkan pihaknya belum bisa dipastikan apakah ada korban jiwa dari mereka atau tidak. Namun dari jejak yang ditinggalkan menunjukkan bahwa kelompok KKSB telah menyiapkan penyerangan.

Lebih lanjut dikatakan, Korban Prada Laode akan segera dievakuasi ke Timika menggunakan Helly, dari laporan yang diterima kondisi korban dalam keadaan stabil dan telah mendapatkan pertolongan dari Tim kesehatan di Mapenduma.

Mapenduma adalah Markas KKSB pimpinan Egianus Kogoya pelaku pembantaian terhadap puluhan karyawan PT. Istaka Karya yang sedang melaksanakan pembangunan jembatan di Yigi Nduga pada 02 Desember 2018 lalu. Saat ini Mapenduma sudah dikuasai oleh pasukan TNI, sehingga ruang gerak KKSB khususnya wilayah Nduga semakin sempit. 

Indikasi lain bahwa tujuan penyerangan yang dilakukan oleh KKSB adalah memberikan perlawanan dengan tujuan ingin mengganggu dan juga berharap untuk mapenduma dikosongkan dari Pos Pengamanan TNI, agar mereka (KKSB) leluasa menguasai kembali markasnya.

Dengan adanya beberapa kali penyerangan yang dilakukan oleh KKSB terhadap pasukan TNI, maka tentunya TNI akan semakin meningkatkan kewaspadaan. Saat ini kondisi Mapenduma sekitarnya dalam keadaan kondusif, situasi sudah dapat dikuasai kembali oleh pasukan TNI.