Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapolda : Kami Diperintahkan Tangkap dan Bawa Pelaku Pembantaian Pekerja Istaka Hingga ke Pengadilan

0 520

Jayapura, TN – Terkait tindakan hukum terhadap para Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Igianus Kogoya yang melakukan pembantaian terhadap pekerja Jembatan Ruas Jalan Trans Papua di Nduga, Kapolda Papua, Irjen Polisi Martuani Sormin mengatakan tim gabungan TNI/Polri telah diperintahkan Panglima TNI dan Kapolri agar menangkap semua kelompok tersebut.

“ Polri dibantu TNI akan memback up sepenuhnya akan melakukan tindakan hukum dengan menangkap KKB dan memproses serta diajukan ke persidangan, kami mohon dukungan dari masyarakat indonesia untuk 3 jenazah yang sedang dalam proses pencarian dan 2 dua karyawan diperkirakan masih hidup agar segera ditemukan,” kata Kapolda Papua yang didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring saat Conpress di Mimika, Jumat (7/12/218).

Ditempat yang sama, Direktur PT. Istaka Karya, Sigit Winanto mengatakan pihak perusahaan akan bertanggung jawab penuh untuk seluruh proses pemulangan jenasah korban hingga ke keluarganya masing-masing. “ kami juga menanggung semua kompensasi dan santunan kepada pihak keluarga, dan keluarga besar BUMN akan memberikan santunan kepada keluarga korban dan beasiswa kepada anak-anak korban yang masih kecil sehingga dapat melanjutkan sekolah sampai tingkat SMA,” kata Sigit

Ia mengatakan, jumlah pekerja Istaka sebanyak 27 orang ditambah 1 orang karyawan merupakan pegawai dari PUPR, Hotagaol yang saat ini masih dalam proses pencarian. ke 28 karyawan kami tengah melakukan pekerjaan pembangunan jembatan di ruas Mugi-Habema yang merupakan pembanguan jalan trans Papua.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Pangdam dan Bapak Kapoda Papua dan seluruh jajaran aparat keamanan yang terkait yang telah melakukan upaya-upaya luar biasa mengatasi peristiwa ini serta melakukan evakuasi terhadap para korban yang selamat maupun yang meninggal dunia untuk dapat kami antarkan kembali ke masing-masing alamat yang dituju,” kata Sigit.

Sementara, Kabid Dokkes Polda Papua, dr Ramon Amiman mengatakan, hasil indentifikasi yang dilakukan oleh Tim DVI Polda Papua diback up Tim DVI Mabes Polri telah merelease 9 nama korban. Identifikasi dilakukan dengan melibatkan dokter forensik, dokter gigi forensik, dibantu dokter umum dan paramedis.