Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapolda : Jika Terbukti, Oknum Anggota A dan N Patut Dipecat

0 22

Ambon, TN – Kapolda Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa menyebutkan, jika dua anak buahnya berinisial A dan N adalah penghianat Polri dan mereka patut untuk dipecat jika terbukti bersalah.

A dan N yang berpangkat Brigadir itu diam-diam memasukan para penambang ilegal, di saat Polda Maluku sedang gencar-gencarnya melakukan penutupan kawasan pertambangan emas Gunung Botak, Kabupaten Buru tahun 2018 lalu.

Kedua oknum yang bertugas di Pulau Buru ini diketahui menerima “upeti” dari sejumlah Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI). Kedua nama oknum itu terungkap setelah Polda Maluku berhasil meringkus sejumlah PETI.

A yang bertugas di Polsek Wayapo dan N di Polres Pulau Buru itu, kini sedang menjalani proses hukum di Propam Polda Maluku. Mereka juga terancam dipecat.

“Untuk oknum yang di Gunung Botak, sekarang dalam proses sidang-sidang,” kata Kapolda Maluku kepada wartawan, Sabtu (19/1).

Perbuatan mereka, tambah mantan Kakorlantas Polri ini, tidak bisa dimaafkan. “Mereka tidak ada ampun. Mereka itu penghianat,” tegasnya.

Menurutnya, perbuatan dua oknum tersebut sudah berseberangan dengan komitmen Polda Maluku dan Pemerintah Daerah untuk membersihkan Gunung Botak maupun peredaran bahan kimia berbahaya. “Teman mereka setengah mati naik gunung malam-malam, kejar sana, kejar sini, sementara mereka (A dan N) main kongkalikong,” kesal Kapolda.

Dia katakan, perilaku kedua oknum itu telah membuat teman setimnya kecewa. Mereka marah, karena disaat berupaya membersihkan tambang emas, keduanya seenaknya menikmati uang dengan cara-cara kotor.

“Jangankan yang lain, teman-temannya satu tim saja marah. Apalagi saya selaku pimpinannya. Itu tidak ada ampun. Penghianatan,” tegasnya.

Polda Maluku, tambah Royke, serius dan tidak main-main menangani persoalan Gunung Botak yang kini telah menjadi ancaman, akibat peredaran mercury, sianida dan bahan kimia lainnya.

“Saya sudah berkomitmen, sekali melangkah harus berhasil. Walaupun saya ketawa ketiwi, tapi ini serius. Saya serius walaupun santai,” tandasnya.(*)