Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Janjikan Proyek, Oknum Aleg Kota Ambon Tipu Pengusaha

0 47

Ambon, TN – Oknum Anggota Legislatif (aleg) di DPRD Kota Ambon dari Fraksi PDIP, Leonora E.K Far Far, diduga telah melakukan aksi penipuan terhadap salah satu pengusaha di Kota Ambon bernama Rino Jerry Abel.

Modus penipuan yang dilakukan Leonora Far Far dengan cara menawarkan 3 paket proyek masing-masing, jalan setapak, pagar sekolah dan bangunan kantin yang berlokasi di Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon kepada Abel.

Agar dapat memperoleh proyek tersebut, Abel diminta oleh Leonora Far Far untuk memberikan commitment fee sebesar 10 persen atau sekitar Rp.60,000,000, dari total nilai proyek sebesar Rp.600,000,000, dan harus dibayarkan di muka.

Bahkan, Leonora Far Far menjamin proyek tersebut akan dapat dikerjakan oleh Abel, lantaran penentuan pemenangan lelang dilakukan melalui penunjukan langsung.

Mendengar hal tersebut, kemudian pada Sabtu 29 September 2018 di halaman parkir Kantor DPRD Kota Ambon, Abel dan Far Far melakukan transaksi tepatnya didalam mobil X Pander Hitam dengan nomor polisi DE 455 XX.

Abel lalu menyerahkan uang tunai sebesar Rp.60,000,000 kepada Far Far yang dibuktikan dengan kwitansi bermeterai 6000 sebagai tanda terima.

Setelah pembayaran fee tersebut, Abel kemudian dijanjikan untuk mengambil memo atau Surat Perintah Kerja (SPK) untuk langsung melaksanakan kegiatan proyek.

“Namun setelah keesokan harinya saya menemui saudari Leonora Far Far untuk mengambil memo tersebut, yang bersangkutan (Leonora Far Far) selalu menghindar, bahkan pada saat saya menanyakan lokasi pekerjaan RT dan RW setempat tak kunjung diberikan,” kata Abel kepada Teropongnews.com, Kamis (6/12).

Merasa curiga, Abel lalu mendatangi Desa Tawiri guna mengecek kebenaran proyek yang dijanjikan oleh Far Far tersebut. Setelah di cek, ternyata proyek tersebut sudah dikerjakan oleh orang lain.

Tidak terima, Abel lantas meminta yang bersangkutan untuk mengembalikan uang tersebut. “Saudari Leonora Far Far telah menjanjikan untuk mengembalikan uang saya pada Rabu 14 November 2018, namun sampai saat laporan polisi ini dibuat, saya belum menerima uang tersebut,” tandas Abel.

Geram, Abel kemudian mengadukan tindakan penipuan tersebut ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, untuk ditindaklanjuti ke rana hukum, agar bisa memberikan efek jera terhadap yang bersangkutan.

“Saya berharap berkenan pihak kepolisian Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease bersedia untuk membantu menyelesaikan perkara penipuan yang saya alami ini,” harap Abel.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Leonora Far Far, disinyalir hingga kini masih terus menjalankan aksinya, dengan menawarkan paket proyek di Tawiri itu, untuk mengelabuhi sejumlah orang.