Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ini 28 Nama Korban Pembantaian Perkerja Istaka Karya

0 292

Jayapura, TN- Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih merelease 28 nama pekerja PT Istaka Karya yang berada di lokasi kerja pembangunan jembatan ruas jalan Trans Papua, di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan dari 28 nama yang di release, terdapat 7 nama yang di pastikan selamat dan saat ini sudah di evakuasi dari lokasi kejadian.

Sementara, korban yang dinyatakan tewas, menurut Wakapendam, belum dapat diidentifikasi, lantaran para korban ini sedang salam proses evakuasi oleh aparat dari Distrik Mbua ke Mimika.

“Ini kan sekarang yang korban tewas sedang di evakuasi, jadi nanti kita tunggu hasil identifikasi dari tim forensik dokkes Polri dan Uncen di RS Ciritas, Mimika,” ujar Wakapendam kepada Teropong, Kamis (6/12) siang.

Adapun dari 28 nama ini, belum diberikan keterangan nama korban yang tewas.

7 diantaranya masih hidup dan telah di evakuasi ;

1. Marthinus Sampe (25), asal Toraja
2. Ayub asal Toraja
3. Jeprianto (25) toraja
4. Jimmy Aritonang asal Sumatera Utara
5. Jonny Arung (45) Sulawasi Selatan
6. Mathius Palinggih (53) Toraja
7. Tarkih (lokal)

Sementara 21 nama lainnnya yang hingga saat ini masih dalam proses pencaharian adalah;

8. Efrendi Hutagaol (27) Sumatera Utara
9. Rikki Cardo Simanjuntak, Sumatera Utara
10. Anugerah (17) Toraja
11. Alipanus alis Nano (27) Toraja
12. Agustinus T (35) Toraja
13. Dino Kondo, Toraja
14. Carly Zatrino alias Calung (25) Toraja
15. Daniel Karre alias Dani, Toraja
16. Markus Allo, Toraja
17. Aris Usi, Toraja
18. Yusran, Toraja
19. Yousafat, Toraja
20. Petrus Ramli, Toraja
21. Simon Tandi, Kalimantan Timur
22. Samuel Pakiding, Kalimantan Timur
23. Muh Agus (25), Gowa
24. Fais Syahputra, Makassar
25. M. Ali Akbar, Makassar
26. Hardi Ali, Makassar
27. Emanuel Beli Naiekteas Bano, NTT
28. Jepri Simare-Mare, Tebing Tinggi

“Jadi dari 21 nama ini, kita belum bisa memastikan apakah ada diantara mereka yang masuk dalam 16 korban yang tewas atau bagaimana? Itu nanti setelah proses indentifikasi,” jelas Wakapendam.(*)